Sementara itu, Dosen Pendamping Hanalde Andre, ST, MT mengatakan kerja keras mahasiswa ini diharapkan dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi masyarakat secara umum dalam pencegahan penyakit jantung koroner, tetapi juga bagi ekonomi dan dunia medis.
Inovasi ini juga merupakan salah satu langkah positif dalam perkembangan teknologi medis di Indonesia.
“Alat ini diharapkan dapat membantu semua kalangan masyarakat dalam memonitor kesehatan mereka dengan cepat dan tanpa biaya besar, serta memberikan bantuan yang signifikan kepada para dokter dalam penanganan penyakit jantung koroner,” pungkasnya. (*)
Sumber Berita : unand.ac.id






