Padang, Javanusa—Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menekankan pentingnya kepemimpinan visioner di lingkungan sekolah sebagai kunci mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.
Menurutnya, kepala SMA dan SMK tidak lagi cukup berperan sebagai administrator, tetapi harus menjadi sosok inspiratif yang mampu membawa sekolah menghadapi perubahan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Muhidi saat menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala SMA/SMK se-Sumbar bertema Sinergi Kepemimpinan Pendidikan dan Kebijakan Daerah untuk Membangun SDM Unggul, Senin (6/7/2026).
Kegiatan itu diikuti kepala SMA dan SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, VII, dan VIII. Peserta berasal dari Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam pemaparannya, Muhidi mengatakan kepala sekolah memiliki tanggung jawab lebih besar dibanding sekadar mengelola administrasi pendidikan. Mereka harus mampu membangun semangat, menggerakkan seluruh warga sekolah, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi perubahan yang berlangsung cepat.
“Kepala sekolah harus mampu menjadi inspirasi bagi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Keteladanan akan jauh lebih efektif daripada sekadar memberikan perintah,” ujarnya.
Kepemimpinan Berbasis Karakter dan Integritas
Muhidi menjelaskan kepemimpinan yang efektif harus berlandaskan karakter, integritas, serta nilai-nilai keimanan.
Ia mengajak para kepala sekolah meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW yang dinilai berhasil membangun peradaban melalui akhlak, kejujuran, dan kemampuan menyatukan umat.
Di sisi lain, perkembangan teknologi dan dinamika global menuntut dunia pendidikan terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi syarat penting agar lembaga pendidikan tidak tertinggal oleh perubahan.
Bonus Demografi Harus Dimanfaatkan
Muhidi juga mengingatkan Indonesia sedang memasuki masa bonus demografi. Kondisi tersebut menjadi peluang besar apabila didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, namun dapat berubah menjadi tantangan jika tidak dipersiapkan dengan baik.
“Generasi yang kita didik hari ini akan menjadi penentu arah bangsa pada masa mendatang. Karena itu, pendidikan harus mampu melahirkan SDM yang adaptif, berkarakter, dan memiliki daya saing,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kepemimpinan bukan sekadar memberi instruksi, melainkan kemampuan memengaruhi orang lain agar bergerak bersama mencapai tujuan organisasi.
Seorang pemimpin juga harus mampu membangun kepercayaan, menumbuhkan semangat kerja, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan.
Visi Menjadi Fondasi Kemajuan Sekolah
Muhidi menegaskan visi merupakan fondasi utama dalam memimpin sebuah organisasi. Tanpa arah yang jelas, sekolah akan kesulitan menjaga fokus ketika menghadapi berbagai perubahan.
Karena itu, ia mendorong kepala sekolah menyusun strategi yang terarah untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan masa depan sekolah.
Menutup pemaparannya, Muhidi berharap seluruh kepala SMA dan SMK di Sumatera Barat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, guru, orang tua, serta masyarakat guna menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.
“Sinergi yang kuat akan menjadi modal penting dalam mencetak generasi unggul yang mampu membawa Sumatera Barat semakin maju dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global,” tutupnya. (*/red)






