Dari Ojek Pangkalan hingga Petugas Damkar, Mereka Diundang Rayakan HUT ke-81 RI di Istana

Penulis -

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar DKI Jakarta mendapat undangan untuk menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setpres)

Petugas Damkar DKI Jakarta mendapat undangan untuk menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Sejumlah warga yang sehari-hari bekerja di sekitar kawasan Istana Kepresidenan mendapat pengalaman istimewa pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengemudi ojek pangkalan, penjaga kedai kopi, hingga petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan mendapat undangan untuk mengikuti perayaan kemerdekaan di Istana.

Undangan tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi mereka. Selama bertahun-tahun, mereka hanya menjalani aktivitas dan pekerjaan di sekitar kawasan pusat pemerintahan tanpa membayangkan bisa masuk ke Istana sebagai tamu undangan.

Kini, momentum HUT ke-81 RI memberi mereka kesempatan menyaksikan langsung rangkaian peringatan kemerdekaan dari dalam lingkungan Istana Kepresidenan.

Ojek Pangkalan di Stasiun Juanda Dapat Undangan ke Istana

Zulkifli menjadi salah satu warga yang merasakan pengalaman tersebut. Selama sekitar 25 tahun, ia menjalani profesi sebagai ojek pangkalan di kawasan Stasiun Juanda.

Setiap hari, Zulkifli mengantar penumpang menuju berbagai lokasi di Jakarta Pusat. Kedekatannya dengan kawasan Istana sudah menjadi bagian dari rutinitas, tetapi hadir sebagai tamu dalam peringatan kemerdekaan menjadi pengalaman yang berbeda.

“Saya bersyukur sekali dapat undangan untuk menghadiri HUT RI yang ke-81 di Istana. Terima kasih buat Bapak Presiden. Kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, terima kasih atas undangannya yang telah mengundang kami ojek pangkalan hadiri pesta ulang tahun RI ke-81 di Istana Negara. Terima kasih, Pak,” ujar Zulkifli.

Pengalaman serupa dirasakan Mulyadi. Ia telah bekerja sebagai ojek pangkalan di sekitar Stasiun Juanda selama kurang lebih 28 tahun.

Selama puluhan tahun, aktivitas Mulyadi berpusat pada pelayanan kepada penumpang. Undangan dari Presiden Prabowo Subianto memberinya kesempatan untuk pertama kali mengikuti upacara kenegaraan di Istana.

“Bersyukur sekali saya dapat undangan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Banyak-banyak terima kasih atas undangannya. Mudah-mudahan untuk Indonesia sendiri yang ulang tahun ke-81 ini, mudah-mudahan lebih maju dan lebih berkembang. Untuk Bapak Presiden yang sudah dipimpin oleh Bapak Presiden, Bapak Prabowo,” kata Mulyadi penuh syukur.

Baca Juga :  Kokohkan Persatuan dan Kesatuan Umat Lewat Peringatan Maulid Nabi
Penjaga Kedai Kopi Antusias Masuk Istana

Cerita lain datang dari Wasuri, penjaga Kedai Kopi Oke yang berada tidak jauh dari kawasan pusat pemerintahan.

Selama sekitar tiga tahun, Wasuri bekerja di kedai yang beroperasi selama 24 jam. Ia menjalankan tugas bersama dua rekan lain dengan pembagian kerja dalam beberapa shift.

Rutinitas melayani pelanggan berubah ketika Wasuri menerima undangan menghadiri upacara kemerdekaan di Istana. Kesempatan itu membuatnya antusias karena untuk pertama kalinya ia berkesempatan menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan.

“Senang, karena baru kali ini, baru kali ini. Terus pengen masuk istana kayak gimana gitu di istana gitu. Takut enggak bisa tidur, karena kepengen gitu, saking pengennya gitu kan. Terima kasih untuk Pak Prabowo, saya mendapatkan undangan yang pertama kali untuk menginjak Istana Kepresidenan. Insyaallah saya usahakan datang,” tutur Wasuri.

Petugas Damkar Dapat Penghormatan di Hari Kemerdekaan

Selain warga yang bekerja di sektor informal, undangan juga diterima Gatot Santoso dan Ruly Nur Efendi. Keduanya merupakan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Gatot telah sekitar 15 tahun bertugas di bidang operasi. Sementara itu, Ruly mengabdi sekitar 20 tahun dalam bidang operasi penyelamatan.

Pekerjaan mereka menuntut kesiapsiagaan sepanjang waktu. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, petugas harus siap menjalankan tugas tanpa mengenal waktu.

Karena itu, undangan menghadiri upacara kemerdekaan di Istana memiliki arti khusus bagi Ruly.

“Perasan saya pribadi sangat luar biasa. Sebuah kehormatan bisa diundang ke Istana yang begitu megah, dan mudah-mudahan, teman-teman kami juga banyak, lebih banyak lagi nanti untuk diundang di Istana. Harapannya semoga di tahun yang ke-81 tahun ini, Indonesia lebih maju, lebih sukses, dan lebih bermasyarakat. Dan untuk Bapak Presiden, terima kasih atas semua yang diberikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan Indonesia makin jaya,” katanya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Padang Tegaskan Netralitas ASN pada Pilkada 2024

Gatot juga menilai undangan tersebut sebagai bentuk kehormatan bagi keluarga besar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, wabil khusus Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, tentunya sudah dipercaya, sudah sangat diberikan kehormatan untuk dapat mengikuti kegiatan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia. Tentunya apalagi ini konteksnya adalah di istana Presiden,” tutur Gatot.

Makna Kemerdekaan bagi Warga

Bagi para penerima undangan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut juga memberi penghargaan atas peran masyarakat yang bekerja dan melayani di berbagai bidang.

Kemerdekaan mereka maknai melalui kesempatan untuk bekerja, mencari nafkah, melayani masyarakat, serta memberi manfaat bagi orang lain.

Bagi Gatot, kemerdekaan juga berarti kemampuan sebuah bangsa untuk berdiri sendiri dan menentukan masa depannya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru