Padang, Javanusa—Keluhan warga Kota Padang terkait operasional truk pengangkut material yang tidak mematuhi standar keselamatan di sepanjang jalan Bypass-Indarung direspons cepat oleh Pemko Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan untuk menegur keras dan memastikan kejadian tersebut tidak berulang.
”Keluhan warga kita ini dimuat di media sosial. Dan setelah saya cek memang membahayakan. Jadi kita ambil langkah cepat. Kadishub akan melakukan razia terpadu dengan instansi terkait, sementara DLH akan memproses dari aspek bahaya lingkungannya. Jika melanggar SOP, saya minta perusahaannya ditegur keras. Karena kita berbicara mengenai keselamatan masyarakat,” terang Fadly Amran, kemarin.
Ia juga menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyiraman di rute pengangkutan material tersebut.
”Dishub dan DLH sudah menindaklanjuti keluhan masyarakat kita sesuai porsi mereka masing-masing. Saya juga sudah instruksikan Damkar untuk melakukan penyiraman, agar debu-debu material yang tercecer tidak semakin menyebar dan membahayakan kesehatan masyarakat,” jelas Fadly.
Langkah penyiraman oleh Damkar ini merupakan langkah sementara, untuk mencegah kondisi yang lebih membahayakan.
”Penyiraman dari Damkar ini langkah sementara. Untuk ke depannya kita sudah melakukan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Sekaligus kami ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat, bahwa Pemko akan hadir untuk membantu mengatasi keluhan masyarakat Kota Padang,” tambahnya.
Terpisah, Kadishub Padang menjelaskan truk-truk yang mengangkut bahan material ini beroperasi di malam hari dan tidak menggunakan terpal. Sehingga membahayakan pengendara lain.
”Bersama tim gabungan kita akan lakukan penertiban operasional truk yang melanggar ketentuan, serta menertibkan truk yang menggunakan bahu jalan untuk parkir,” terang Ances.
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan, menyampaikan sudah menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang.
”Sudah kita telusuri. Truk-truk ini mengangkut bahan gypsum. Ceceran bahan material di jalan ini dikarenakan truk over capacity mengangkut material. Sudah kami tegur,” jelasnya.
Kepala Dinas Kebakaran, Budi Payan mengatakan penyiraman dilakukan di rute Jalan Bypass Lubukbegalung-Indarung.
”Sesuai arahan Bapak Wali Kota melalui WA, kita sudah menerima keluhan masyarakat terkait tumpukan debu material di Jalan Bypass, dan diperintahkan untuk melakukan tindakan pembersihan awal. Agar dampak material yang berserakan bisa diminimalisir,” tuturnya.
Kendati sudah dilakukan penyiraman, tapi Dinas Damkar masih akan standby untuk melihat jika masih dibutuhkan penyiraman lanjutan. (*/jn01)






