Dedikasi Isrodin Hadirkan Pendidikan Gratis di Lereng Gunung Slamet Berbuah Liputan6 Award 2026

Penulis -

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar (kiri) dan Isrodin Pendiri MTs Pakis (kanan). (Foto: Thesa Putri/Kemenag)

Menag Nasaruddin Umar (kiri) dan Isrodin Pendiri MTs Pakis (kanan). (Foto: Thesa Putri/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Pendidikan harus dapat diakses seluruh anak bangsa. Prinsip ini diperjuangkan Isrodin, guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pakis di lereng Gunung Slamet.

Ia menggerakkan pendidikan gratis bagi anak-anak di wilayah tersebut. Dedikasi itu mengantarkan Isrodin meraih Liputan6 Award 2026.

MTs Pakis berdiri berkat inisiatif Isrodin bersama relawan dan komunitas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Argo Wilis. Sekolah ini berada di Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sekolah alternatif ini memberikan layanan pendidikan gratis. Fokus utamanya membantu anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, sekolah ini juga mencegah pernikahan dini di wilayah sekitar.

MTs Pakis menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal dan agroforestri. Sistem ini menggabungkan pendidikan, lingkungan hidup, dan kehidupan masyarakat. Uniknya, siswa dapat membayar biaya daftar ulang menggunakan hasil bumi.

Pendidikan Berbasis Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Isrodin menilai pendidikan tidak cukup hanya dengan konsep sekolah gratis. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang sesuai kondisi sosial masyarakat.

Karena itu, ia mengembangkan pendidikan berbasis agroforestri. Konsep ini memadukan pembelajaran dengan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Pendidikan harus berdampak dan punya makna dalam kehidupan masyarakat. Semua pihak perlu terlibat karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya di Studio Liputan6 Jakarta, Sabtu (24/5/2026).

Ia juga mengajak masyarakat terus memperjuangkan pendidikan tanpa menyerah. Pendidikan, kata dia, menentukan masa depan generasi berikutnya.

“Mari menjadikan alam sebagai guru dan sekolah sebagai rumah bersama,” pungkasnya.

Apresiasi Menteri Agama terhadap Perjuangan Pendidikan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti masih adanya anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan. Ia menilai kondisi ini masih terjadi di wilayah dengan keterbatasan akses.

Menurutnya, perjuangan memperoleh pendidikan layak belum sepenuhnya mudah. Kondisi ini masih dirasakan sebagian masyarakat hingga saat ini.

Baca Juga :  Atlet Senam Lantai Semen Padang Raih 2 Medali Emas di O2SN SD Tingkat Nasional

Ia menegaskan kehadiran figur pendidikan akar rumput sangat penting. Figur tersebut menjadi harapan bagi masyarakat di tengah keterbatasan.

“Masih ada anak-anak yang harus berjuang hanya untuk bisa bersekolah. Di tengah kondisi itu, hadir orang-orang yang memilih tetap bergerak dan percaya bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan,” ujar Menag.

Menag menilai Isrodin menjadi contoh nyata perubahan dari keterbatasan. Ia menyebut pendidikan mampu mengubah kehidupan masyarakat secara nyata.

“Ada ungkapan besar bahwa yang mampu menaklukkan dunia dan akhirat adalah ilmu. Pak Isrodin menunjukkan bagaimana pendidikan dapat menjadi jalan untuk mengubah kehidupan,” katanya.

Bagi Menag, pendidikan tidak hanya soal ruang belajar formal. Pendidikan juga menghadirkan harapan, keberanian, dan kesempatan yang setara bagi semua anak bangsa. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru