Delapan Bandara Masih Ditutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Keselamatan Prioritas

Penulis -

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat memantau situasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Minggu (6/9). (Foto: Kemenhub)

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat memantau situasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Minggu (6/9). (Foto: Kemenhub)

Jakarta, Javanusa—Delapan bandara di wilayah Sumatera dan Jawa masih belum dapat melayani penerbangan akibat penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang penutupan tersebut hingga Senin, 7 September 2026 pukul 09.00 WIB. Pemerintah mengambil keputusan itu dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arah pergerakan abu vulkanik yang masih berubah cepat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah belum dapat memastikan waktu pembukaan kembali bandara. Keputusan tersebut akan menunggu kondisi penerbangan kembali aman.

“Keselamatan menjadi prioritas kita. Kami melihat situasi terakhir berdasarkan informasi yang diberikan BMKG. Jadi kami belum bisa memastikan kapan akan berakhir karena cuaca terlalu dinamis,” ujar Dudy di Jakarta, Minggu malam (6/9).

Menurutnya, informasi BMKG menunjukkan arah angin pada setiap lapisan ketinggian dapat berubah dengan cepat. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memastikan penyebaran abu vulkanik sebelum mengizinkan penerbangan kembali.

Delapan bandara terdampak abu vulkanik

Penutupan berlaku di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang berdasarkan NOTAM A3368/26 NOTAMR A3355/26 hingga pukul 08.59 WIB.

Selain Soekarno-Hatta, tujuh bandara lain juga terdampak. Bandara tersebut meliputi Halim Perdanakusuma Jakarta, Radin Inten II Lampung, dan Husein Sastranegara Bandung.

Penutupan juga mencakup Bandara Budiarto Curug Tangerang, Pondok Cabe Tangerang Selatan, Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan abu vulkanik. Pemantauan tersebut menjadi dasar dalam menentukan kondisi operasional setiap bandara.

Pemeriksaan abu dilakukan setiap 30 menit

Untuk memantau kondisi lapangan, petugas melakukan paper test di seluruh bandara terdampak setiap 30 menit.

Pengujian tersebut bertujuan melihat perkembangan sebaran abu vulkanik. Hasilnya membantu petugas mengetahui apakah konsentrasi abu semakin meluas atau mulai berkurang.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Bagikan Masker Gratis untuk Warga

Pemerintah akan mengevaluasi kondisi tersebut sebelum mengambil keputusan terkait pembukaan kembali bandara.

Pesawat wajib diperiksa sebelum terbang

Dudy menegaskan pembukaan bandara tidak otomatis membuat seluruh penerbangan langsung beroperasi. Maskapai harus memastikan kondisi pesawat sebelum menjalankan penerbangan.

“Biasanya semua airlines sudah menyiapkan. Kalau ada apa-apa, jika harus menginap, mereka akan tutup mesinnya,” kata Dudy.

Setelah bandara kembali beroperasi, maskapai wajib memeriksa pesawat, terutama bagian mesin, untuk memastikan tidak terdapat debu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

“Kita pastikan harus dicek dulu sebelum beroperasi untuk keselamatan penerbangan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB