Delapan Dekade Berdiri, Ini Wujud Rumah Pertama Kemenag di Yogyakarta

Penulis -

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wujud gedung pertama Kementerian Agama di Yogyakarta dijadikan lokasi Upacara HAB ke-80, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Kemenag/Rahadian Bagaskara)

Wujud gedung pertama Kementerian Agama di Yogyakarta dijadikan lokasi Upacara HAB ke-80, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Kemenag/Rahadian Bagaskara)

Yogyakarta, Javanusa—Bangunan tua di Jalan Bintaran No. 9, Yogyakarta, berdiri sebagai gedung bersejarah Kementerian Agama (Kemenag) yang telah berusia delapan dekade. Meski tampak sederhana, gedung ini menyimpan jejak penting perjalanan institusi keagamaan negara.

Momentum peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag, Sabtu (3/1/2026), menjadi ajang napak tilas Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i. Ia menelusuri kembali rumah pertama Kemenag yang menjadi pusat kendali urusan keagamaan republik muda.

Awal Berdirinya Kemenag

Gedung ini menjadi kantor Menteri Agama pertama RI, H.M. Rasjidi, sebagaimana tertuang dalam Maklumat Kementerian Agama Nomor 1 tertanggal 14 Maret 1946. Dari tempat inilah kebijakan strategis keagamaan negara dirumuskan.

Gedung pertama Kemenag di Yogyakarta

Saat itu, Indonesia masih berada dalam situasi revolusi. Kemenag hadir untuk menjaga moral, spiritual, serta menjamin kemerdekaan beragama seluruh warga negara.

Berdiri di Atas Pakualaman Ground

Romo Syafi’i mengungkap fakta historis penting dari bangunan tersebut. Gedung bersejarah Kemenag ini berdiri di atas tanah Pakualaman Ground.

Penggunaan gedung merupakan bentuk palilah, yakni izin pinjam tulus dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam VIII. Dukungan keraton menjadi fondasi awal operasional Kemenag.

“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bukti kolaborasi negara dan keraton, ulama dan umara, sejak awal berdirinya republik,” ujar Romo Syafi’i.

Gedung pertama Kemenag di Yogyakarta

Di bekas ruang kerja H.M. Rasjidi, Romo Syafi’i kembali mengingat pemikiran sang menteri pertama. Rasjidi menegaskan Kemenag hadir untuk menjamin kemerdekaan beragama, bukan membatasi keyakinan.

Konsep Kantor Urusan Agama dan filosofi akal yang ia gagas dinilai visioner. Nilai kerukunan itu menjadi api semangat yang harus terus dijaga hingga usia Kemenag menginjak 80 tahun.

Makna Kolaborasi untuk Masa Kini

Menurut Romo, kolaborasi Kemenag dan Pakualaman menjadi simbol kuat kerja bersama dalam membangun bangsa. Prinsip tersebut tetap relevan di tengah tantangan kebangsaan saat ini.

Baca Juga :  Hasil Undian Piala AFF U-19 2026: Garuda Muda Jumpa Vietnam dan Myanmar

“Kolaborasi dan sistem yang kuat menjadi nilai mutlak agar negara benar-benar melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” tegasnya.

Saksi Sejarah yang Menolak Lupa

Delapan puluh tahun berlalu, gedung di Jalan Bintaran No. 9 tetap berdiri tegak. Bangunan ini menjadi pengingat perjalanan panjang Kementerian Agama dalam melayani umat dan bangsa.

Gedung bersejarah Kemenag itu kini berfungsi sebagai monumen nilai pengabdian. Ia mengikat warisan perjuangan H.M. Rasjidi dan dukungan Paku Alam VIII dalam satu napas sejarah kebangsaan. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru