Delegasi Korea Selatan dan KEITI Tinjau Potensi Gas Metan TPA Aia Dingin untuk Pembangkit Listrik

Penulis -

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi lingkungan hidup Korea Selatan bersama KEITI dan Konsulat Perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Sumatera meninjau TPA Aia Dingin, Rabu (12/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Delegasi lingkungan hidup Korea Selatan bersama KEITI dan Konsulat Perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Sumatera meninjau TPA Aia Dingin, Rabu (12/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Potensi gas metan di TPA Aia Dingin, Kota Padang, mulai dikaji untuk pengembangan pembangkit tenaga listrik.

Kajian tersebut mendapat perhatian dari delegasi lingkungan hidup Korea Selatan bersama Korea Environmental Industry & Technology Institute (KEITI).

Chief Representative KEITI Indonesia Kang Min Soo bersama delegasi Korea Selatan dan Konsulat Perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Sumatera meninjau TPA Aia Dingin, Rabu (12/8/2026).

Kunjungan tersebut berfokus pada potensi pemanfaatan gas metan dari zona atau sel sampah yang sudah tidak aktif.

Kepala UPTD TPA dan IPLT Air Dingin Syahrial turut mendampingi peninjauan lapangan tersebut. Ia mengatakan, tim Korea Selatan datang untuk melihat langsung kondisi sel sampah yang sudah tidak aktif.

Menurut dia, sel tersebut berpotensi menghasilkan gas metan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

“Pada hari ini kita dikunjungi tim dari Korea Selatan yang rencananya akan melaksanakan pembangunan pemanfaatan gas metan di TPA Air Dingin ini. Tim datang untuk memantau langsung sel-sel yang sudah tidak aktif lagi dan akan dimanfaatkan sebagai gas metan.”

Rencana tersebut mengarahkan pemanfaatan gas metan menjadi pembangkit tenaga listrik. Energi listrik yang dihasilkan nantinya berpotensi disalurkan ke PLN.

Syahrial menyebut pihak Korea Selatan masih melakukan kajian teknis terhadap rencana pengolahan limbah menjadi energi tersebut.

Karena itu, pemerintah belum menetapkan jadwal pelaksanaan proyek pemanfaatan gas metan di TPA Aia Dingin.

“Menurut tim dari Korea Selatan, potensi kita di sini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gas metan yang bisa dijadikan pembangkit tenaga listrik.”

Sampah Masuk Capai 700 Ton Per Hari

TPA Aia Dingin menerima sampah sekitar 600 hingga 700 ton setiap hari. Saat ini, pengelola baru mengolah sebagian kecil sampah yang masuk. Pengolahan tersebut mencakup pemanfaatan sampah untuk pakan ternak dan pembuatan kompos dari sampah organik.

Baca Juga :  2026, Kebakaran di Padang Capai 100 Kasus, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

Rencana pemanfaatan gas metan menjadi salah satu peluang pengelolaan sampah di TPA Aia Dingin.

Pengelola UPTD TPA Aia Dingin menyatakan terbuka terhadap rencana investasi di sektor pengolahan dan pemanfaatan sampah.

Pihak pengelola juga berharap investor dapat hadir untuk mendukung pengembangan pengolahan sampah di TPA Aia Dingin. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru