Dharmasraya Catat Perbaikan Kinerja Ekonomi 2025, Mayoritas Indikator Lampaui Rata-rata Sumbar

Penulis -

Selasa, 7 April 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumbar menilai capaian pembangunan Kabupaten Dharmasraya tahun 2025 menunjukkan tren positif. (Foto Diskominfo Dharmasraya)

Pemprov Sumbar menilai capaian pembangunan Kabupaten Dharmasraya tahun 2025 menunjukkan tren positif. (Foto Diskominfo Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menilai capaian pembangunan Kabupaten Dharmasraya tahun 2025 menunjukkan tren positif.

Penilaian tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Pulau Punjung, Dharmasraya, Senin (6/4/2026).

Apresiasi disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar, Medi Iswandi, yang menyebut kinerja makro pembangunan Dharmasraya mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian Berdasarkan Data BPS

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), dalam periode 2024–2025, Dharmasraya mencatat perbaikan pada sejumlah indikator makro pembangunan.

Pada tahun 2024, beberapa indikator masih berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat, antara lain:

    • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,02%, lebih tinggi dari rata-rata provinsi sekitar 5,62%.
    • Pertumbuhan ekonomi 3,86%, di bawah rata-rata provinsi sekitar 4,36%.
    • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,82, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi 76,43.

Namun demikian, terdapat indikator yang sudah melampaui rata-rata provinsi, yaitu:

    • Tingkat kemiskinan 5,32% (lebih rendah dari ±5,42%).
    • Pendapatan per kapita Rp58,71 juta (lebih tinggi dari rata-rata Rp57,05 juta).
Perubahan Signifikan di Tahun 2025

Memasuki tahun 2025, Dharmasraya mencatat perubahan pada sebagian besar indikator makro.

Beberapa capaian utama meliputi:

    • Tingkat kemiskinan turun menjadi 4,61%, lebih rendah dari rata-rata provinsi sekitar 5,31%.
    • TPT menurun menjadi 5,51%, berada di bawah rata-rata provinsi 5,62%.
    • Pertumbuhan ekonomi mencapai 3,79%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi 3,37%.
    • Pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp62,0 juta dari sebelumnya Rp58,7 juta.

Satu-satunya indikator yang masih berada di bawah rata-rata provinsi adalah IPM, yang meningkat menjadi 75,70, namun masih di bawah rata-rata provinsi sebesar 77,27.

Secara keseluruhan, dalam Musrenbang RKPD 2027 yang juga dihadiri oleh Annisa Suci Ramadhani, disampaikan bahwa Dharmasraya kini memiliki lima indikator makro yang telah melampaui rata-rata provinsi.

Baca Juga :  Sekolah Lansia Tangguh Dimulai, 60 Lansia di Pariaman Siap Belajar dan Berkarya
Perbandingan dengan Daerah Lain

Dalam pemaparan tersebut, disebutkan bahwa dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sumatera Barat pada 2025, Dharmasraya menunjukkan kinerja yang relatif lebih stabil.

Beberapa daerah lain masih mencatat dua hingga empat indikator di bawah rata-rata provinsi, sementara Dharmasraya hanya menyisakan satu indikator yang belum mencapai rata-rata, yakni IPM.

Tantangan dan Arah Pembangunan

Meski menunjukkan perbaikan, tantangan pembangunan tetap menjadi perhatian. Berdasarkan hasil Musrenbang, kebutuhan pembangunan Dharmasraya tahun 2027 diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun.

Dari jumlah tersebut, Rp313,95 miliar berasal dari 231 usulan prioritas, dengan dominasi pada sektor infrastruktur sebesar Rp268,1 miliar.

Di sisi fiskal, kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih terbatas dengan rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar 14,17%. Selain itu, belanja pegawai tercatat mencapai sekitar 58% pada 2025, masih di atas rasio ideal 30%.

Strategi Pemerintah Daerah

Untuk menghadapi keterbatasan fiskal dan mendorong keberlanjutan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyiapkan beberapa strategi, antara lain:

    • Optimalisasi PAD melalui pajak dan retribusi, khususnya dari sektor pertambangan dan perkebunan, termasuk Pajak Air Permukaan.
    • Penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor pangan, pakan ternak, dan pengolahan kelapa sawit.
    • Peningkatan investasi serta daya beli masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, perkebunan, UMKM, pasar, dan investasi swasta.
    • Penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan sektor swasta, termasuk pemanfaatan CSR dan dukungan program nasional.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah daerah menargetkan kesinambungan pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas pembangunan di Dharmasraya ke depan. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB