Di Seminar Apeksi Komwil I, Fadly Amran Paparkan Strategi Kota Padang Hadapi Ancaman Bencana

Penulis -

Rabu, 30 September 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi narasumber dalam Seminar Kebencanaan Apeksi Komwil I di Santika Hotel, Rabu (30/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi narasumber dalam Seminar Kebencanaan Apeksi Komwil I di Santika Hotel, Rabu (30/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang membagikan pengalaman menghadapi berbagai bencana dalam Seminar Kebencanaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah (Komwil) I.

Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan yang berlangsung di Santika Hotel, Rabu (30/9/2026). Ia memaparkan langkah pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.

Di hadapan delegasi 24 kota anggota Komwil I Apeksi, Fadly menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kesiapsiagaan bencana harus dibangun secara berkelanjutan.

Padang Berada di Wilayah Rawan Bencana

Fadly menjelaskan, kondisi geografis membuat Kota Padang menghadapi potensi berbagai jenis bencana. Posisi Padang di kawasan Ring of Fire turut meningkatkan risiko tersebut.

Banjir, longsor, gempa bumi, dan tsunami menjadi sejumlah ancaman yang perlu diantisipasi pemerintah bersama masyarakat.

“Pada 2025 lalu Kota Padang ditimpa bencana hidrometeorologi yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia, ribuan rumah terdampak, kerusakan infrastruktur, pertanian dan perikanan terdampak,” kata Fadly.

Ia juga menyinggung kejadian pada 3 Agustus 2026. Saat itu, anomali hujan ekstrem memicu banjir di sejumlah wilayah Kota Padang.

Pengalaman tersebut, menurut Fadly, menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah. Penguatan kelembagaan, kapasitas BPBD, dan kesiapan masyarakat perlu berjalan secara konsisten.

Pemulihan Pascabencana Dapat Dukungan Rp4 Triliun

Dalam pemulihan pascabencana 2025, Pemerintah Kota Padang memperoleh dukungan pemerintah pusat senilai Rp4 triliun.

Dukungan tersebut digunakan untuk membangun kembali sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana. Salah satunya mencakup pembangunan infrastruktur bendungan.

Pemkot Padang juga menyiapkan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami juga melakukan pembelian tanah untuk Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana, yang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Danantara, serta sektor swasta dengan alokasi Huntap sebanyak 533 unit,” ujar Fadly.

Baca Juga :  Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Pasbar Tanam 1.200 Bibit Produktif 

Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat terdampak memperoleh tempat tinggal yang lebih layak setelah bencana.

Kesiapsiagaan Dimulai dari Masyarakat

Fadly menilai kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat hingga tingkat paling bawah perlu terlibat dalam menghadapi potensi bencana.

“Kami juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat hingga tingkat paling bawah dalam membangun kesiapsiagaan bencana,” katanya.

Ia menyebut sistem peringatan dini atau early warning system perlu terus diperkuat. Pemerintah juga perlu memperluas pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Fadly, langkah tersebut penting agar masyarakat memiliki kemampuan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

24 Kota Perkuat Kerja Sama Penanganan Bencana

Seminar Kebencanaan Komwil I Apeksi juga membahas penguatan kerja sama antarpemerintah kota. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu daerah yang mengalami dampak bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antar pemerintah kota. Kepala Pelaksana BPBD dari 24 kota anggota Komwil I Apeksi mengikuti penandatanganan tersebut.

Selain Fadly Amran, seminar menghadirkan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Fauzi Bahar. Fauzi juga menjabat Wali Kota Padang periode 2004–2014.

Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Sumatera Barat turut menjadi narasumber.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Padang Tarmizi Ismail, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Padang Didi Aryadi, Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam, Sekretaris Komwil I Apeksi Muhammad Sofyan. Serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Padang. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru