Agam, Javanusa—Fakultas Ekologi dan Manusia (FEMA) IPB dan Pitaloka Foundation menyerahkan Data Desa Presisi ke Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Jumat (18/8/2023).
Data Desa Presisi ini diserahkan Dekan Fakultas FEMA IPB, Sofyan Sjaf dan Pendiri Pitaloka Foundation, Rieke Diah Pitaloka kepada Bupati Agam Andri Warman.
Kerjasama ini juga melibatkan Dirjen OTDA Kemendagri, Kemenkumham RI, BRIN, pemerintahan nagari hingga masyarakat.
Bupati Agam, Andri Warman mengaku bangga Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek dijadikan sebagai lokasi riset.
Dia berharap, Panampuang betul-betul menjadi model pemerintahan nagari berbasis data presisi, serta dapat dilanjutkan pada 91 nagari lainnya.
“Kualitas data sangat menentukan keberhasilan pembangunan,” sebut Andri Warman.
Sementara itu, Pendiri Pitaloka Foundation, Rieke Dyah Pitaloka mengatakan, untuk melakukan pembangunan mesti harus ada data yang akurat.
“Data itu harus real, tak boleh asumsi. Bagaimana kita akan membantu masyarakat jika datanya tidak akurat,” tuturnya.
Menurut anggota DPR RI itu, jika data yang dibuat perencana tidak akurat, itu sama saja dengan membunuh masyarakat.
Dia memuji kerjasama pihak nagari dan masyarakat sehingga Data Presisi hasil risetnya bersama IPB ini, bisa tersedia dan dapat diketahui secara detail.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






