Digelar di 4 Kawasan Unggulan, Geopark Run Series 2026–2027 Targetkan 10.000 Peserta

Penulis -

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Launching Geopark Run Series 2026–2027 di Jakarta, Jumat (22/5/2026). (Foto: Kemenpar)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Launching Geopark Run Series 2026–2027 di Jakarta, Jumat (22/5/2026). (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung pelaksanaan Geopark Run Series 2026–2027 sebagai penguatan pariwisata berkualitas.

Program ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik geopark Indonesia. Selain itu, kegiatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi kepada Gamatera dan Beyond Run sebagai inisiator kegiatan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini memperkuat wisata minat khusus di Indonesia.

“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan. Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia,” kata Widiyanti Putri Wardhana dalam Press Conference & Launching Geopark Run Series di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Sports Tourism Jadi Pilar Pariwisata Nasional

Menteri Pariwisata menegaskan sports tourism menjadi pilar penting pariwisata berkualitas. Pemerintah terus mengembangkan sektor ini secara serius.

Berdasarkan data UN Tourism, sports tourism menyumbang sekitar 10 persen belanja wisata global pada 2023. Angka ini diproyeksikan tumbuh menjadi 17,5 persen pada periode 2023–2030.

Selain itu, tren wisata global juga memperkuat potensi sektor ini. Survei Expedia menunjukkan 44 persen wisatawan rela bepergian ke luar negeri untuk event olahraga favorit. Wisatawan olahraga juga termasuk kategori high spenders dengan rata-rata pengeluaran 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24 juta per kunjungan.

“Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi,” kata Menteri Pariwisata.

Empat Geopark Jadi Tuan Rumah Series 2026–2027

Geopark Run Series 2026–2027 akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia. Lokasi tersebut meliputi Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong.

Baca Juga :  Penerbangan Perdana Muscat-Medan Resmi Dibuka, Kemenpar Bidik Wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara

Pemilihan lokasi ini bertujuan memperkuat eksistensi geopark. Selain itu, langkah ini mendukung status UNESCO Global Geoparks secara berkelanjutan.

Informasi pendaftaran peserta dan jadwal tersedia di https://geoparkrun.com/ serta Instagram @geoparkrunseries.

Rangkaian dimulai dari Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di Kawasan Ijen Geopark dan Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya Minangkabau Geopark Run berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat.

Kemudian Ciletuh Geopark Run digelar pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Sementara Belitong Geopark Run dijadwalkan pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Penyelenggara menargetkan hingga 10.000 peserta dalam rangkaian event tersebut.

Geopark Run Dorong Ekonomi Lokal dan Inklusivitas

Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, menegaskan event ini bukan sekadar olahraga. Ia menyebut kegiatan ini sebagai gerakan sport tourism berkelanjutan.

“Geopark Run hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal,” kata Ihsan.

Dukungan Daerah untuk Penguatan Destinasi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan apresiasi atas penunjukan Ijen sebagai pembuka rangkaian. Pemerintah daerah menargetkan lebih dari 2.000 peserta. Selain itu, masyarakat lokal akan dilibatkan secara aktif.

“Semoga dengan dipilihnya Banyuwangi dalam rangkaian Geopark Run Series ini nanti bisa mempromosikan geopark-geopark yang ada di Indonesia ke kancah internasional,” kata Ipuk.

Wakil Bupati Sukabumi Andreas berharap event ini berkelanjutan. Ia menilai kegiatan ini dapat memperkuat citra positif daerah.

“Kami berharap Geopark Run ini bisa membangkitkan ekonomi sekaligus mengenalkan Sukabumi jauh lebih baik lagi. Jangan sampai ada citra Sukabumi itu bencana, padahal Sukabumi memiliki alam yang indah dan menjadi daya tarik bagi pariwisata,” kata Andreas.

Baca Juga :  Maritim Center Padang Segera Dibangun, Siap Jadi Ikon Wisata Baru

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menyebut Minang Geopark Run telah digelar tujuh kali sejak 2018. Event ini memanfaatkan Jam Gadang dan Ngarai Sianok sebagai ikon utama.

Ia menegaskan kegiatan ini meningkatkan okupansi hotel serta menggerakkan UMKM dan sektor kuliner.

“Event ini konsisten menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas lari, pelaku pariwisata, dan masyarakat lokal dalam mendukung pengembangan ekosistem sports tourism yang berkelanjutan,” kata Ibnu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Belitung Marzuki menilai Geopark Run Series menjadi momentum promosi terpadu.

“Semakin banyak event berkualitas, akan semakin kuat posisi Belitung sebagai destinasi sports tourism yang diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional,” kata Marzuki.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Reza Pahlevi, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Strategi Media Apni Jaya Putra, serta pejabat Kementerian Pariwisata lainnya. Hadir juga Anggota DPD RI Irman Gusman serta Founder Geopark Run Series Tri Saputra. (*/red)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB