Digitalisasi Jadi Kunci, UMKM Padang Didorong Lebih Adaptif

Penulis -

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Workshop Digital Selling Mastery: Dari Onboarding hingga Optimasi Penjualan di Balai Kota Padang, Kamis (11/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Pembukaan Workshop Digital Selling Mastery: Dari Onboarding hingga Optimasi Penjualan di Balai Kota Padang, Kamis (11/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Syahrial Kamat, saat mewakili Wali Kota Padang membuka Workshop Digital Selling Mastery: Dari Onboarding hingga Optimasi Penjualan di Balai Kota Padang, Kamis (11/6/2026).

Menurut Syahrial, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat berbelanja. Jika sebelumnya konsumen mengandalkan toko fisik, kini mereka memanfaatkan marketplace, media sosial, dan berbagai platform digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perubahan tersebut menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

Keengganan Berubah Jadi Tantangan UMKM

Syahrial menilai salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi pelaku usaha adalah keengganan untuk berubah. Kondisi itu muncul karena sebagian pelaku usaha belum memahami manfaat perubahan, merasa nyaman dengan kondisi saat ini, atau baru mengambil langkah ketika menghadapi tekanan.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop sebagai sarana meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta memperkuat kemampuan pemasaran digital.

“Perkembangan teknologi menuntut kita untuk berubah. Kalau tidak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, kita akan tertinggal. Produk yang hari ini unggul bisa saja tergeser jika tidak terus berinovasi,” ujar Syahrial.

Potensi Besar UMKM Kota Padang

Syahrial juga menegaskan pentingnya peran UMKM dalam mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Saat ini terdapat sekitar 47 ribu UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang dengan total omzet mencapai Rp952 miliar.

Potensi tersebut dinilai perlu diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital agar pelaku usaha mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Baca Juga :  Pemko Padang Gandeng TNI/Polri Tertibkan PKL di Pantai Padang

Ia menambahkan, tema workshop sangat relevan dalam menjawab tantangan dunia usaha saat ini. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh keterampilan praktis mulai dari aktivasi toko di marketplace, pengelolaan katalog produk, hingga strategi pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan.

“Kami berharap UMKM Kota Padang terus naik kelas, dari pasar lokal hingga mampu menjangkau pasar nasional bahkan ekspor. Inilah salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang yang terus kami dorong,” katanya.

Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan UMKM

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang juga mengapresiasi dukungan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), Inotek Foundation, serta seluruh pihak yang berkolaborasi dalam pemberdayaan UMKM.

Menurut Syahrial, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan dunia usaha yang terus berubah.

“Manfaatkan forum ini sebaik-baiknya. Terus belajar dan terbuka terhadap ilmu baru, karena strategi pemasaran akan terus berkembang mengikuti perubahan zaman,” ujarnya.

Syahrial juga mengingatkan pengalaman selama pandemi Covid-19 menunjukkan UMKM menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi.

“Pengalaman saat pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa UMKM merupakan salah satu sektor yang tetap bertahan. Karena itu, Kota Padang terus memperkuat UMKM agar tetap eksis dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB