Digitalisasi Masjid Padang Ditarget Tuntas 2029, Satu Masjid Digital di Tiap Kelurahan

Penulis -

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menghadiri Pembinaan dan Penguatan Kepengurusan Masjid se-Kota Padang di Aula Kantor Kemenag Padang, Rabu (11/2/2026).

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menghadiri Pembinaan dan Penguatan Kepengurusan Masjid se-Kota Padang di Aula Kantor Kemenag Padang, Rabu (11/2/2026).

Padang, Javanusa—Program digitalisasi masjid di Kota Padang ditargetkan rampung pada 2029 dengan skema satu masjid digital di setiap kelurahan.

Program ini difokuskan pada transparansi pengelolaan dan peningkatan layanan jamaah berbasis aplikasi. Target tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dalam pembinaan pengurus masjid se-Kota Padang.

Program digitalisasi masjid Padang menjadi bagian dari penguatan tata kelola keagamaan berbasis teknologi. Pemerintah kota mendorong pengurus masjid memanfaatkan sistem digital untuk manajemen dan pelaporan kegiatan.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan digitalisasi masjid dilakukan bertahap hingga 2029. Setiap kelurahan ditargetkan memiliki minimal satu masjid digital aktif.

“Kita menargetkan digitalisasi masjid hingga 2029, satu masjid digital ada di tiap kelurahan,” kata Maigus Nasir saat menghadiri Pembinaan dan Penguatan Kepengurusan Masjid se-Kota Padang di Aula Kantor Kemenag Padang, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, sistem digital membantu pengurus meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada jamaah. Selain itu, data kegiatan masjid dapat terdokumentasi dengan rapi dan mudah diakses.

Transparansi Manajemen Masjid Berbasis Aplikasi

Pemko Padang mendorong penggunaan aplikasi untuk mendukung transparansi manajemen masjid. Sistem digital akan dipakai untuk pencatatan kegiatan, keuangan, dan program sosial.

Mulai tahun ini, kehadiran ASN dan guru dalam kegiatan keagamaan juga dipantau melalui sistem barcode. Kebijakan itu menjadi bagian dari penilaian integritas dan komitmen menjalankan sumpah jabatan.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan moral aparatur. Pemerintah berharap partisipasi keagamaan meningkat dan terukur.

Empat Fokus Program Kemenag Padang

Kepala Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi menyebut ada empat fokus utama program kemasjidan tahun ini. Fokus itu mencakup infrastruktur, toleransi, pendidikan karakter, dan pemulihan ekonomi umat.

Baca Juga :  Padang Segera Tetapkan Zona Merah Daerah Aliran Sungai

Masjid diminta menjaga kebersihan dan kenyamanan karena intensitas jamaah terus meningkat. Standar fasilitas menjadi perhatian utama pengurus.

“Kami juga menekankan suasana toleran dan kerukunan antarumat beragama dalam pelaksanaan amaliah Ramadan,” ujar Edy.

Kemenag Padang juga menjalankan program Smart Surau dan Pesantren Ramadan. Program ini mengalihkan sebagian aktivitas belajar siswa ke masjid untuk penguatan karakter religius.

Model pembinaan ini menggabungkan literasi agama, pembentukan akhlak, dan kedisiplinan. Masjid didorong menjadi pusat pendidikan sosial keagamaan di lingkungan sekitar.

Masjid juga dilibatkan dalam program pemulihan ekonomi pascabencana di Kota Padang. Pengurus masjid didorong aktif membantu warga yang kehilangan mata pencaharian.

Bantuan disalurkan dalam bentuk logistik, air bersih, dan dukungan kebutuhan dasar. Skema ini memperkuat fungsi sosial masjid di tengah masyarakat.

Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi mengatakan pihaknya bersinergi dengan Pemko Padang dalam penyaluran bantuan. Baznas juga menempatkan kotak infak di masjid selama Ramadan untuk memperluas jangkauan bantuan.

“Dana infak yang terkumpul akan kami distribusikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Yuspardi. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB