Pessel, Javanusa—Upaya penanganan banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali mendapat dukungan dari dunia usaha.
PT Telkom Indonesia Wilayah Sumbar-Jambi menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Evafauza Yuliasman di Ruang Media Center Tanggap Darurat, Senin (8/12/2025).
Bantuan diserahkan melalui program Telkom Peduli oleh Manager Shared Service & General Support (SSGS) Telkom Sumbar-Jambi, Latifah Hanum, bersama Account Manager Government Service (AM GS) Telkom Sumbar, Hendri Wihelminof.
Hadir pula dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi serta Plt Kepala BPBD Pessel, Mulyandri.
General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Sumbar-Jambi, Mohammad Ihsan, menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk empati Telkom terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan itu diantaranya, 75 karung beras (5 kg), 20 tray telur ayam, 15 dus mi instan,10 dus minyak goreng, 5 dus sarden, dan 5 dus biskuit
Sekda Pessel, Evafauza Yuliasman menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, peran perusahaan sangat membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan pascabencana.
“Kolaborasi seperti ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat upaya percepatan pemulihan,” katanya.
Bantuan Mulai Didistribusikan ke Lima Kampung Terdampak
Selasa (9/12/2025), sehari setelah serah terima, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pessel, melalui Dinas Kominfo mulai mendistribusikan bantuan Telkom ke beberapa kampung di Kecamatan Lengayang yang terdampak banjir pada 25–27 November 2025.
Adapun lokasi penerima bantuan tersebut diantaranya, Kampung Kambang Harapan, Lurah Patamuan, Panting Jua Kambang Utara, Kampung Tebing Tinggi, Nagari Kambang Barat, dan lainnya.
Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi yang turun langsung mengawal distribusi menegaskan bantuan diprioritaskan untuk masyarakat yang paling terdampak.
“Kami bergerak cepat untuk memastikan bantuan Telkom ini sampai kepada warga yang membutuhkan. Sejumlah kampung di Lengayang terdampak cukup parah sehingga distribusi harus segera dilakukan,” jelasnya.
Ia menjelaskan banjir dan longsor di Pessel juga merusak berbagai fasilitas publik, meliputi jalan, jembatan, sekolah, jaringan listrik, hingga telekomunikasi.
Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya memulihkan layanan dasar, termasuk memperbaiki akses komunikasi di beberapa nagari agar informasi darurat dapat tersampaikan dengan cepat.
“Akses komunikasi sangat penting saat bencana. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Wendi.
Wendi juga mengajak perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak. (niks)






