Ia mengatakan sensor ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Unand dengan memanfaatkan pengembangan teknologi sehingga menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Selain digunakan dalam pengelolaan buah sawit, sensor ini juga dapat menjadi solusi bagi petani dalam menentukan harga jual yang lebih baik,” jelas Makky. (*/jn01)






