DPRD Sumbar Godok Ranperda Fasilitasi Pesantren, Targetkan Alokasi Anggaran

Penulis -

Selasa, 4 Februari 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi V DPRD Sumbar memfinalisasi Ranperda tentang Fasilitasi dan Penguatan Pesantren. (Foto: DPRD Sumbar)

Komisi V DPRD Sumbar memfinalisasi Ranperda tentang Fasilitasi dan Penguatan Pesantren. (Foto: DPRD Sumbar)

Padang, Javanusa—Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) sedang memfinalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi dan Penguatan Pesantren.

Ranperda ini diharapkan menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk mengalokasikan anggaran bagi pesantren di wilayah tersebut.

Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, menegaskan pentingnya perhatian lebih terhadap pendidikan pesantren.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang religius dan berkualitas.

“Selama ini, pesantren kurang mendapat perhatian serius, baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Padahal, pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Lazuardi, Selasa (4/2/2025).

Lazuardi menambahkan, pendidikan pesantren sejalan dengan filosofi Minangkabau, yaitu Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Oleh karena itu, Ranperda ini diharapkan menjadi dasar hukum bagi Pemprov Sumbar untuk terlibat aktif dalam pengembangan pesantren.

Saat ini, Ranperda tersebut masih dalam tahap harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). DPRD Sumbar menargetkan pembahasan segera rampung agar dapat masuk dalam kebijakan anggaran daerah.

Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Pesantren

Lazuardi juga menyoroti alokasi anggaran pendidikan dalam APBD Sumbar yang mencapai 20 persen. Ia berharap sebagian dari anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk pesantren dalam bentuk hibah.

Meskipun secara kewenangan, pendidikan pesantren berada di bawah Kementerian Agama, Lazuardi menegaskan pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan pendidikan keagamaan mendapat porsi anggaran yang layak. Selama ini, pendidikan umum lebih diutamakan, sementara pesantren sering terabaikan,” tegasnya.

Senada dengan itu, anggota Komisi V DPRD Sumbar, Sri Kumala Dewi, menekankan pendidikan pesantren bersifat holistik. Menurutnya, pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pendidikan keagamaan.

Baca Juga :  PLN Terangi 121 Rumah Warga Sumbar, Light Up The Dream Buka Harapan Baru

“Masalah utama pesantren adalah belum adanya dasar hukum yang jelas, sehingga anggaran dari APBD provinsi belum bisa dialokasikan. Dengan adanya Ranperda ini, kami berharap pesantren mendapatkan perhatian yang lebih konkret,” ujar Sri Kumala.

DPRD Sumbar menegaskan Ranperda ini bertujuan memberikan peran lebih besar bagi pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan keagamaan.

“Kami ingin pesantren dan madrasah mendapat dukungan yang setara dengan pendidikan umum. Semoga Ranperda ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem pendidikan berbasis keislaman di Sumbar,” pungkas Lazuardi. (red)

Berita Terkait

Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu Hamil dan Balita di Padang
Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas
Monev KI Sumbar 2026, DPRD Sumbar Paparkan 19 Inovasi Layanan Informasi Publik
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru