Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Kondisinya Terus Dipantau

Penulis -

Rabu, 23 September 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji Indonesia masih dirawat di Arab Saudi. (Foto: Kemenhaj)

Jemaah haji Indonesia masih dirawat di Arab Saudi. (Foto: Kemenhaj)

Jeddah, Javanusa—Dua jemaah haji Indonesia masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi meski seluruh rangkaian ibadah haji 2026 telah berakhir. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memantau perkembangan kondisi keduanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji dan Umrah, dr. Dani Pramudya, mengatakan kedua jemaah masih mendapat penanganan medis di rumah sakit berbeda.

“Saat ini masih ada dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi. Satu dirawat di RS Khaybar General Hospital, Madinah dan satu jemaah lagi dirawat di Rumah Sakit dr Samir Abbas Jeddah,” ujar Dani, Minggu (20/9/2026).

Dani menjelaskan, kedua jemaah tersebut berasal dari Lamongan dan Tangerang. Tim kesehatan terus mengikuti perkembangan kondisi mereka selama menjalani perawatan.

Jumlah Jemaah yang Dirawat Terus Menurun

Jumlah jemaah haji Indonesia yang masih membutuhkan perawatan di Arab Saudi kini jauh berkurang.

Pada masa awal setelah rangkaian ibadah haji selesai, sekitar 60 jemaah masih menjalani perawatan medis. Jumlah tersebut kini menyusut menjadi hanya dua orang.

Dani berharap kedua jemaah segera pulih sehingga dapat kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarga.

“Semoga dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi segera kembali sehat dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” katanya.

Sejumlah Jemaah Mengalami Penyakit Serius

Selama penyelenggaraan haji 2026, sejumlah jemaah Indonesia membutuhkan penanganan medis akibat berbagai gangguan kesehatan.

Dani menyebut beberapa kondisi yang ditemukan antara lain serangan jantung, stroke berat, hipertensi, diabetes atau kencing manis, serta infeksi paru.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi perhatian karena ibadah haji menuntut aktivitas fisik yang cukup berat. Jemaah juga harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan Arab Saudi yang berbeda dari Indonesia.

Baca Juga :  PPIH Siap Sukseskan Haji 2026, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental, Spiritual dan Orientasi Layanan

Karena itu, aspek kesehatan menjadi salah satu perhatian dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027.

Istithaah Kesehatan Jadi Fokus Haji 2027

Dani mengatakan Kementerian Haji dan Umrah akan meningkatkan perhatian terhadap istithaah kesehatan jemaah pada penyelenggaraan haji 2027.

Kemampuan fisik dan kondisi kesehatan menjadi faktor penting agar jemaah mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah secara aman.

“Kami berharap kepada jemaah haji tahun 2027 agar benar-benar menjaga kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa lingkungan Arab Saudi memiliki karakter yang berbeda dengan Indonesia. Perbedaan suhu dan cuaca, aktivitas fisik, serta kepadatan jemaah dapat menjadi tantangan bagi tubuh.

“Menjaga kesehatan itu penting, karena kondisi alam antara di Indonesia dan di Arab Saudi itu berbeda,” katanya.

Persiapan Kesehatan Perlu Dilakukan Sejak di Tanah Air

Dani menekankan bahwa persiapan kesehatan tidak seharusnya dimulai menjelang keberangkatan saja. Jemaah perlu menjaga kebugaran sejak berada di Tanah Air.

Ia juga meminta calon jemaah mengikuti pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) secara serius. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sebelum menjalani perjalanan dan rangkaian ibadah haji.

Dengan kondisi tubuh yang terjaga, jemaah diharapkan dapat memenuhi persyaratan istithaah kesehatan. Mereka juga dapat lebih siap menghadapi tuntutan fisik selama berada di Arab Saudi.

“Dengan menjaga kesehatan, jemaah ketika melakukan MCU dapat memiliki hasil yang bagus, sehingga istithaah kesehatan terpenuhi,” pungkas Dani. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB