Padang, Javanusa—Dua lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Padang menerima bantuan dari program Askrindo Peduli untuk mendukung kembali proses belajar setelah terdampak bencana banjir pada akhir 2025.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan penyaluran bantuan kepada 10 PAUD di Sumbar yang berlangsung di Auditorium Gubernuran, Kamis (5/3/2026).
Dua PAUD dari Kota Padang yang menerima bantuan yaitu PAUD Bustanul Ulum dan PAUD Dhiyaurrahman. Bantuan diserahkan oleh Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Askrindo, Nur Aini, dan disaksikan Bunda PAUD Sumbar, Harneli Mahyeldi.
Perwakilan PAUD Dhiyaurrahman, Dwi Suryani, mengatakan bantuan tersebut membantu pemulihan fasilitas belajar yang rusak akibat banjir.
Menurutnya, banjir yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan sejumlah fasilitas belajar di PAUD tersebut rusak dan hanyut terbawa arus, termasuk alat permainan edukatif (APE).
“Kami kehilangan banyak alat permainan edukatif karena banjir. Bantuan ini sangat membantu kegiatan belajar anak-anak,” kata Dwi.
PAUD Dhiyaurrahman berada di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, salah satu wilayah yang terdampak banjir pada periode tersebut.
Kepala PAUD Bustanul Ulum, Winda Widyawati, juga menyampaikan kondisi sekolahnya yang masih menjalankan kegiatan belajar di lokasi sementara setelah terdampak bencana.
Saat ini kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan memanfaatkan musala milik MTs setempat, dengan jumlah 16 murid dan tiga guru.
“Bantuan ini membantu kebutuhan belajar anak-anak dan menjadi dukungan bagi guru untuk melanjutkan kegiatan pendidikan,” ujar Winda.
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syafrizal Syair, mengatakan bantuan tersebut mendukung pemulihan kegiatan belajar pada PAUD yang terdampak banjir.
Menurutnya, fasilitas belajar seperti APE memiliki peran penting dalam proses pembelajaran anak usia dini.
Sementara itu, Kepala Bagian TJSL Askrindo, Nur Aini, menyebut penyaluran bantuan merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.
Bantuan yang disalurkan berupa alat permainan edukatif (APE), buku cerita edukasi, serta paket sembako bagi guru PAUD.
Bunda PAUD Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap PAUD penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak usia dini, terutama bagi lembaga yang terdampak bencana.
Program bantuan ini diharapkan dapat membantu PAUD yang terdampak banjir untuk kembali menjalankan proses pembelajaran secara lebih optimal. (*/red)






