Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemkot) Padang terus memperkuat digitalisasi di sektor pendidikan melalui pembinaan Aplikasi Srikandi bagi kepala sekolah dan operator.
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) sebagai bagian dari program Smart City dan Padang Amanah.
Kepala Bidang Kearsipan Dispusip Padang Elvi, menjelaskan pelatihan ini bertujuan mempercepat transformasi digital administrasi sekolah.
“Alhamdulillah, 268 kepala SD dan 45 kepala SMP telah dibekali pembinaan pada 16-17 April 2025. Ini sejalan dengan Permendagri No. 1 Tahun 2023 tentang digitalisasi naskah dinas,” ujarnya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (17/4).
Aplikasi Srikandi diharapkan mempermudah proses administrasi, meningkatkan transparansi, dan mempercepat layanan publik di sekolah.
Untuk SMP, dibuat tiga akun (kepala sekolah, tata usaha, dan pencatat surat), sedangkan SD mendapatkan dua akun (kepala sekolah dan pencatat surat).
Kebijakan ini diperkuat melalui Surat Edaran Wali Kota No. 000/48/Org-PDG/2025, yang mendorong digitalisasi di seluruh instansi daerah. Selain sekolah, Dispusip juga telah melakukan pembinaan di 11 kecamatan dan 104 kelurahan selama Ramadan.
“Kami akan terus pantau implementasinya agar berjalan optimal,” tambah Elvi.
Dengan langkah ini, Pemkot Padang berkomitmen mewujudkan Smart City berbasis teknologi untuk layanan publik yang lebih efisien. (*/red)






