Ekonomi Tumbuh Lebih Kuat, Menkeu Dorong Peningkatan Likuiditas dan Investasi

Penulis -

Jumat, 10 Oktober 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam dialog bersama pelaku pasar di BEI, Jakarta, Kamis (9/10). (Foto: Kemenkeu)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam dialog bersama pelaku pasar di BEI, Jakarta, Kamis (9/10). (Foto: Kemenkeu)

Jakarta, Javanusa—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan pasar modal nasional dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dalam dialog bersama pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Menkeu memaparkan strategi dan kebijakan terbarunya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan likuiditas pasar modal dengan menjaga kredibilitas pasar dan perlindungan investor ritel.

“Yang penting adalah investor kecil harus terlindungi. Ini kan banyak Gen Z yang masuk ke pasar modal. Itu yang perlu dilindungi,” ungkap Menkeu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (9/10).

Kehadiran Menkeu di BEI juga menjadi simbol keterbukaan pemerintah dalam berdialog langsung dengan industri keuangan dan pengusaha.

Menkeu menegaskan Kementerian Keuangan berkomitmen akan terus menjadi mitra aktif dalam mendorong percepatan investasi dan meningkatkan kepercayaan pasar.

“Kalau saya betulin iklim investasi di dunia usaha 2-3 tahun, saya pikir tumbuhnya akan lebih cepat. Nanti kalau pasar udah tau langkah kita seperti apa, akan naik terus dengan kencang,” papar Menkeu.

Menkeu juga menjelaskan salah satu upaya penguatan pasar adalah dengan injeksi likuiditas dari dana idle yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia.

Dana ini diarahkan ke sektor produktif guna mempercepat penyaluran kredit dan menggairahkan aktivitas ekonomi.

“Kalau saya bisa develop fundamental economic growth yang kuat dan sustainable, itu bukan mimpi yang terlalu jauh. Jadi, IHSG to the moon,” imbuhnya. (*/red)

Sumber: Kemenkeu

Baca Juga :  Pelaku UMKM Wajib Tahu: Sertifikasi Halal Dorong Daya Saing Produk

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB