Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menyiapkan pola baru pembinaan tilawatil Qur’an untuk meningkatkan kualitas kafilah dan menjaga keberlanjutan prestasi daerah.
Rencana tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kota Padang di Aula Kantor Dinas Kesehatan Padang, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini berlangsung di tengah pelaksanaan perlombaan yang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Padang sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Padang, Maigus Nasir mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menilai pelaksanaan tahun ini berjalan baik dan menghadirkan suasana kompetisi yang semakin semarak.
“Hari ini merupakan puncak kegiatan perlombaan yang kita laksanakan. Tadi saya melakukan monitoring dan melihat langsung pelaksanaan lomba di beberapa venue. Pelaksanaan MTQN ke-42 tahun ini menurut saya sudah cukup bagus bahkan suasananya mulai menyerupai MTQN tingkat Nasional,” ujar Maigus Nasir.
MTQN Tingkat Kota Direncanakan Berlangsung Setiap Tahun
Pemko Padang berencana menggelar MTQN tingkat kota secara rutin setiap tahun. Pemerintah ingin membangun sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas peserta.
Sebagai bagian dari rencana tersebut, Pemko Padang mempertimbangkan untuk meniadakan MTQN tingkat kecamatan. Kebijakan ini bertujuan menghemat waktu karena banyaknya kecamatan di Kota Padang.
“Untuk sementara kita merencanakan tidak menyelenggarakan MTQN tingkat kecamatan. Pertimbangannya adalah jumlah kecamatan di Kota Padang cukup banyak. Jika MTQN dilaksanakan di setiap kecamatan waktu yang dibutuhkan akan cukup panjang. Karena itu kita merencanakan pelaksanaan MTQN tingkat kota,” jelasnya.
Rencana ini menjadi salah satu langkah untuk menata pelaksanaan musabaqah sekaligus memperkuat pembinaan kafilah. Namun, pemerintah masih menyebutnya sebagai rencana yang akan menjadi bahan penataan program ke depan.
Pondok Al-Qur’an dan Smart Surau Jadi Fokus Pembinaan
Selain menata jadwal musabaqah, Pemko Padang akan memfokuskan pembinaan generasi muda melalui rencana pendirian Pondok Al-Qur’an di setiap kecamatan. Program tersebut akan disinergikan dengan Smart Surau yang berjalan di masjid-masjid.
Melalui pendekatan ini, pemerintah ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat proses pembinaan calon peserta MTQN. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kafilah Kota Padang pada penyelenggaraan berikutnya.
Tiga Kecamatan Ditunjuk sebagai Tuan Rumah MTQN Mendatang
Dalam rapat evaluasi tersebut, LPTQ Kota Padang juga menetapkan tuan rumah MTQN tingkat kota untuk tiga tahun mendatang. Penetapan ini memberikan kepastian awal bagi kecamatan yang akan mempersiapkan penyelenggaraan.
Berikut jadwal tuan rumah MTQN tingkat Kota Padang:
-
- 2027: Kecamatan Padang Barat.
- 2028: Kecamatan Padang Selatan.
- 2029: Kecamatan Padang Utara.
Sementara itu, panitia menjadwalkan penutupan resmi MTQN ke-42 Kota Padang pada Rabu (14/10/2026). Rangkaian evaluasi dan rencana pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan musabaqah serta pengembangan tilawatil Qur’an di Kota Padang.
Turut hadir dalam rapat evaluasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, serta Kabag Kesra Zul Asfi Lubis. Para camat dan pengurus LPTQ tingkat kecamatan maupun kota turut mengikuti pertemuan itu. (*)






