Fadly Amran Hadiri CEO Talk Unand-Pegadaian, Tegaskan Mitigasi Bencana Tanggung Jawab Bersama

Penulis -

Senin, 29 Juni 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri CEO Talk yang digelar Unand bersama PT Pegadaian di Auditorium Unand, Senin (29/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri CEO Talk yang digelar Unand bersama PT Pegadaian di Auditorium Unand, Senin (29/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri CEO Talk yang diselenggarakan Universitas Andalas (Unand) bersama PT Pegadaian di Auditorium Unand, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hasil riset Program Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, Kepala Pelaksana BPBD Hendri Zulviton. Kabag Kerja Sama OS Damanik, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian Ismail Ilyas. Wakil Rektor III Unand Prof. Dr. Kurnia Warman, Ketua Tim Riset Unand Prof. Yeni Narni, jajaran sivitas akademika Unand, calon alumni Unand, serta tamu undangan.

Penanganan Bencana Butuh Kolaborasi

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan penanganan bencana, khususnya tsunami dan banjir bandang, menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, seluruh pihak perlu memperkuat kolaborasi agar risiko bencana dapat ditekan melalui upaya mitigasi yang berkelanjutan.

“Kota Padang harus terus mempersiapkan diri karena berada di kawasan Ring of Fire dan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Yang bisa kita lakukan adalah memperkuat mitigasi agar risikonya semakin kecil,” ujar Fadly.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat sistem Early Warning System (EWS). Menurutnya, sistem peringatan dini tersebut mampu meningkatkan kesadaran sekaligus kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Fadly juga mengapresiasi kolaborasi Universitas Andalas dan PT Pegadaian yang menghasilkan riset mengenai kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa megathrust dan tsunami.

Ia berharap sinergi tersebut terus berkembang bersama Pemerintah Kota Padang melalui berbagai penelitian yang mendukung pembangunan daerah.

Mitigasi Dimulai dari Kepedulian Lingkungan

Selain kesiapsiagaan, Fadly menilai mitigasi bencana juga berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana.

Baca Juga :  Kejari Dharmasraya Gelar Khitan Gratis untuk 73 Anak, Bukti Sinergi Lintas Lembaga

“Mitigasi bencana tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan, tetapi juga dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan. Alhamdulillah, Kota Padang kini berhasil menempati peringkat kedelapan sebagai kota terbersih di Indonesia.”

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang akan memperkuat bank-bank sampah pada tahun ini. Dukungan tersebut mencakup penyediaan sarana, kendaraan operasional, pembiayaan, hingga digitalisasi sistem.

“Tahun ini kami akan memperkuat bank-bank sampah melalui dukungan sarana, kendaraan operasional, pembiayaan, hingga digitalisasi sistem. Harapannya, masyarakat dapat mengetahui jumlah sampah yang disetorkan beserta nilai tabungan emasnya secara real time.”

Riset Hasilkan Model Mitigasi Berbasis Masyarakat

Wakil Rektor III Unand Prof. Kurnia Warman menjelaskan kolaborasi riset tersebut menghasilkan model mitigasi bencana berbasis masyarakat yang mengintegrasikan teknologi deteksi dini.

Model tersebut meliputi sistem evakuasi berbasis komunitas, pemanfaatan masjid sebagai pusat informasi dan tempat evakuasi, penyusunan standar operasional evakuasi, edukasi masyarakat, serta simulasi kebencanaan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian Ismail Ilyas mengatakan perguruan tinggi berperan sebagai pusat inovasi. Menurutnya, BUMN mendukung agar hasil riset memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Agus Riyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Andalas, khususnya Sekolah Pascasarjana, yang telah menghasilkan riset dan Program Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru