Pasbar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Festival Literasi Pasbar 2025 di Halaman Gedung Perpustakaan Daerah, Selasa (12/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2025, dibuka secara resmi oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto.
Hadir dalam pembukaan Bunda Literasi Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, Wakil Ketua DPRD Supriyono.
Unsur Forkopimda, Ketua GOW, Ketua DWP, para penggiat literasi kecamatan, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menegaskan literasi adalah bagian integral dari budaya bangsa dan menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas harus dimulai dari penguatan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di semua lapisan masyarakat.
Dengan literasi yang kuat, Indonesia dapat mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global.
“Peran semua pihak, mulai dari individu hingga pemerintah, sangat penting untuk menjadikan literasi sebagai budaya bangsa,” ujar Yulianto.
Ia menambahkan, Pasbar harus ikut berkontribusi pada visi tersebut melalui pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan berlandaskan agama dan budaya.
Program kerja inovatif dan inklusif di bidang pendidikan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas SDM daerah.
“Festival literasi ini bukan hanya ajang promosi perpustakaan, tetapi juga wadah meningkatkan minat baca, membentuk budaya literasi yang kuat, serta memberi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasbar, Muharram, menyebut festival ini merupakan puncak rangkaian kegiatan literasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Tujuannya, mempromosikan perpustakaan, mengembangkan budaya baca, dan mendukung program penanggulangan kemiskinan di sektor pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
“Pada hari kedua, kami memberikan kesempatan khusus bagi keluarga kurang mampu untuk mengikuti sosialisasi peningkatan literasi dan lomba mewarnai. Harapannya, kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi peningkatan literasi masyarakat Pasbar,” ujar Muharram. (*/red)






