Javanusa.com—Film biografi Djamin Setia Selamanya dijadwalkan tayang di bioskop pada 1 Oktober 2026. Film ini mengangkat perjalanan hidup Djamin, pemuda asal Tanah Karo yang terlibat dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Film tersebut disutradarai Rako Prijanto dan diproduseri Riahna Djamin Gintings. Sejumlah aktor turut terlibat, di antaranya Chicco Kurniawan, Claresta Taufan, dan Rafi Sudirman.
Kisah film berangkat dari kehidupan Djamin yang lahir pada 1921. Ia sempat memperoleh pendidikan dalam sistem kolonial Belanda sebelum akhirnya berhadapan dengan kenyataan mengenai ketidakadilan yang terjadi di bawah penjajahan.
Perjalanan Djamin Menuju Perjuangan Kemerdekaan
Dalam cerita, Djamin yang diperankan Rafi Sudirman memilih bergabung dengan Gyugun setelah Jepang datang ke Indonesia. Keputusan tersebut diambil karena adanya harapan bahwa Jepang akan membantu mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
Namun, perjalanan itu kemudian mengubah pandangan Djamin. Ia menyadari bahwa kedaulatan bangsa tidak dapat bergantung pada pemberian atau janji dari pihak penjajah.
Kesadaran tersebut mendorong Djamin untuk mengambil bagian lebih jauh dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Likas Tarigan Jadi Sosok Penting dalam Kehidupan Djamin
Di tengah perjalanan perjuangannya, Djamin tidak berjalan seorang diri. Kehadiran Likas Tarigan, yang diperankan Claresta Taufan, menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
Likas digambarkan sebagai perempuan visioner yang terus mendampingi Djamin ketika menghadapi berbagai persoalan dan masa-masa sulit.
Hubungan keduanya menjadi salah satu sisi personal dalam film yang tidak hanya berfokus pada peperangan dan perjuangan politik.
Djamin Memimpin Perang Gerilya di Sumatra Utara
Konflik semakin memuncak ketika Agresi Militer terjadi. Dalam situasi tersebut, Djamin menunjukkan kemampuannya memimpin perjuangan gerilya di wilayah Sumatra Utara.
Ia menggunakan berbagai taktik dalam menghadapi situasi perang yang penuh tekanan. Perjuangan tersebut memperlihatkan sosok Djamin sebagai pemimpin yang harus mengambil keputusan di tengah kondisi yang tidak mudah.
Film ini juga membawa penonton pada situasi ketika perjuangan bersenjata berkelindan dengan intrik politik dan persoalan pribadi.
Dilema antara Keluarga dan Pengabdian
Selain menggambarkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Djamin Setia Selamanya menyoroti pergulatan batin tokoh utamanya.
Djamin harus menghadapi pilihan sulit antara loyalitas terhadap keluarga dan pengabdian kepada bangsa. Konflik tersebut menjadi bagian dari perjalanan emosional yang membentuk karakter Djamin sepanjang cerita.
Melalui pendekatan biografi, film ini menghadirkan kisah seorang pemuda Tanah Karo yang memilih terlibat dalam perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan Indonesia. (*)






