Ganggu Drainase dan Lalu Lintas, Bangunan Liar di Koto Tangah Dibongkar

Penulis -

Senin, 29 Juni 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP Padang membongkar bangunan liar di atas saluran drainase, Senin (29/6/2026). (Foto: Humas Satpol PP Padang)

Petugas Satpol PP Padang membongkar bangunan liar di atas saluran drainase, Senin (29/6/2026). (Foto: Humas Satpol PP Padang)

Javanusa.com—Satpol PP Kota Padang membongkar bangunan liar yang berdiri di atas lahan fasilitas umum di perbatasan Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK) dan Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Senin (29/6/2026).

Penertiban dilakukan setelah satu pemilik bangunan mengabaikan berbagai peringatan, sementara bangunan tersebut menghambat normalisasi drainase di kawasan yang rawan banjir.

Operasi penertiban dipimpin Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Padang, Harvi Dasnoer.

Kegiatan itu turut didampingi Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Koto Tangah, Riri Chandra, bersama jajaran Trantib dari Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto dan Kelurahan Air Pacah.

Sebelum pembongkaran, pemerintah kelurahan telah menempuh prosedur administratif dengan memberikan imbauan lisan dan surat teguran kepada seluruh pemilik bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan sebagian besar pemilik mematuhi imbauan tersebut dengan membongkar bangunannya secara mandiri. Namun, satu pemilik tetap tidak mengindahkan peringatan yang telah diberikan.

“Karena tidak ada itikad untuk membongkar secara sukarela, pihak kecamatan mengajukan permohonan bantuan kepada Satpol PP agar dilakukan penertiban sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Chandra Eka Putra.

Bangunan Liar Hambat Normalisasi Drainase

Menurut Kasi Trantib Kecamatan Koto Tangah, Riri Chandra, lokasi penertiban termasuk wilayah yang kerap terdampak banjir.

Pemerintah berencana melakukan pengerukan saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

Namun, keberadaan bangunan yang berdiri tepat di atas saluran membuat pekerjaan tersebut tidak dapat dilaksanakan.

“Untuk mengurangi potensi banjir, saluran drainase di lokasi ini akan dilakukan pengerukan. Keberadaan bangunan tersebut menghambat proses pekerjaan yang akan dilaksanakan,” kata Riri Chandra.

Normalisasi drainase menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi saluran yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi maupun hambatan fisik. Dengan kapasitas saluran yang kembali optimal, risiko genangan saat hujan deras diharapkan dapat berkurang.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemko Padang Perkuat Agen Pemulihan P4GN
Ganggu Drainase, Penghijauan, dan Arus Lalu Lintas

Chandra Eka Putra menjelaskan bahwa dampak bangunan liar tidak hanya menghambat program pengendalian banjir. Keberadaannya juga mengganggu pemeliharaan pohon pelindung di sekitar lokasi.

Selain itu, posisi bangunan berada di ruas jalan yang cukup padat sehingga ikut memengaruhi kelancaran lalu lintas.

“Selain menghambat normalisasi saluran drainase, bangunan tersebut juga menyulitkan petugas dalam melakukan perawatan dan perapihan pohon pelindung di sekitar lokasi. Kondisi tersebut turut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas karena berada di ruas jalan yang cukup padat dilalui kendaraan,” ujar Chandra Eka Putra.

Penegakan Perda untuk Lindungi Fasilitas Umum

Satpol PP menegaskan penertiban ini merupakan bagian dari penegakan peraturan daerah mengenai pemanfaatan fasilitas umum. Bangunan yang berdiri di atas saluran drainase dinilai melanggar ketentuan tata ruang sekaligus menghambat fungsi infrastruktur publik.

Pemerintah Kota Padang berharap pembongkaran tersebut mempercepat pelaksanaan pengerukan drainase di perbatasan Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto dan Kelurahan Air Pacah. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalian banjir dan menjaga fungsi ruang publik agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru