Padang, Javanusa—Puskesmas Ambacang, Kecamatan Kuranji menggelar skrining aktif tuberkulosis (TBC) di Medan Nan Bapaneh samping Puskesmas Ambacang, Sabtu (21/9/2024) pagi.
Kepala Puskesmas Ambacang, drg. Riny Zulfianty, menjelaskan kegiatan skrining ini rutin dilakukan setiap tahun yang berfokus kepada pasien (Prolanis) Program Pengelolaan Penyakit Kronis.
“Untuk buru TBC kita fokus ke pasien-pasien yang sebagian besar penderita diabetes mellitus (DM) maupun hipertensi. Yang akan diskrining adalah pasien-pasien (Prolanis) yang rutin setiap saat melakukan kegiatan aktivitas fisik seperti senam di puskesmas Ambacang,” jelasnya didampingi dr. Frista Maulina.
Baca Juga: Pasien TB Dapat Sembuh Jika Disiplin Berobat
Ia juga menekankan, skrining aktif untuk masyarakat agar lebih mudah menjangkau pasien-pasien yang positif supaya dapat cepat diobati serta memutus mata rantai TBC.
Sementara itu, dokter spesialis RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Roni Permana, yang turut menghadiri kegiatan buru TBC di Puskesmas Ambacang menekankan penyakit TB dapat berisiko terpapar kepada siapa saja.
“Penyakit TB didahului karena gaya hidup yang tidak sehat, dan yang mudah terkena TB ini adalah penderita diabetes mellitus (DM), makanya kita harus hati-hati dan wajib skrining terus. Itu gunanya kita mengadakan acara ini karena lebih baik mencegah dari pada mengobati,” jelasnya.
Kegiatan buru TBC ini dijadwalkan di setiap hari Sabtu tanggal 21, 28 September, dan 5 Oktober. Buru TB ini dilaksanakan di masing-masing Puskesmas yang telah ditunjuk. (*/jn01)






