Tinjau Kesiapan Dapur di Madinah, Menhaj Pastikan Bumbu dan Beras dari Indonesia

Penulis -

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengecek dapur penyedia makanan di Kota Madinah, Rabu (18/2/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengecek dapur penyedia makanan di Kota Madinah, Rabu (18/2/2026). (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf turun langsung mengecek dapur penyedia makanan di Kota Madinah, Rabu (18/2/2026).

Kunjungan dilakukan di sejumlah dapur penyedia katering yang melayani ribuan jemaah Indonesia selama berada di Madinah.

Menhaj menegaskan pentingnya penggunaan bahan baku asal Indonesia. “Pemerintah ingin dapur-dapur ini menggunakan bumbu masak langsung dari Indonesia, termasuk juga untuk beras,” ujar Irfan Yusuf.

Ia menambahkan, perlakuan terhadap beras Indonesia harus mengikuti teknik memasak seperti di Tanah Air. Dengan begitu, tekstur dan cita rasa nasi tetap sesuai dengan selera mayoritas jemaah.

Juru Masak Indonesia Jadi Kunci Konsistensi Rasa

Selain bahan baku, pemerintah mendorong penyedia katering mempertahankan tenaga juru masak asal Indonesia. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi rasa dan aroma masakan Nusantara.

“Sebisa mungkin masakan untuk jemaah haji kita serupa rasanya dengan yang ada di Tanah Air. Kehadiran juru masak asli Indonesia sangat membantu,” katanya.

Menurut data Kementerian Haji dan Umrah, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah jemaah terbesar setiap musim haji. Karena itu, aspek kenyamanan konsumsi menjadi perhatian utama selama fase tinggal di Madinah.

Selain rasa, aspek keamanan pangan menjadi sorotan dalam supervisi ini. Menteri berkeliling memeriksa area penyimpanan bahan, ruang produksi, hingga pengemasan makanan.

“Tempat penyimpanan bahan-bahan harus dipastikan bersih dan higienis. Kapasitas produksi, mulai dari area memasak hingga tempat pengemasan, harus mampu memenuhi kebutuhan tanpa mengurangi kualitas,” tegasnya.

Pemerintah memastikan dapur katering memenuhi standar kebersihan internasional serta mampu melayani distribusi makanan tepat waktu. Setiap dapur dituntut menjaga suhu penyimpanan, sanitasi alat masak, dan sistem kontrol kualitas secara berkala.

Baca Juga :  Sinergi dengan Imigrasi, Kemenhaj Cegah Haji Ilegal Jelang Musim Haji 2026

Supervisi ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan operasional haji 2026. Pemerintah menargetkan layanan konsumsi yang aman, layak, dan sesuai selera untuk mendukung kelancaran ibadah jemaah.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PEEHU) Jaenal Efendy, Staf Khusus Menteri Abd. Wahid, serta Plt. Staf Teknis Urusan Haji Jeddah Zakaria Anshori. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru