Padang, Javanusa—Dalam upaya menjaga ketertiban dan ketentraman umum, Satpol PP Kota Padang melaksanakan patroli serta pengawasan rutin di sejumlah titik rawan gangguan masyarakat, Kamis dini hari (3/7/2025).
Patroli yang dimulai pukul 01.10 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Tibum Tranmas) Satpol PP, Rozaldi Rosman.
Tim bergerak ke dua lokasi, yakni kawasan Jalan DPR Dadok Tunggul Hitam dan Jalan By Pass KM 20 Anak Aia, setelah menerima laporan dari warga yang merasa terganggu oleh aktivitas kafe dan karaoke di kawasan tersebut.
“Laporan dari masyarakat kami terima dan segera kami tindaklanjuti. Ini bentuk respons cepat kami terhadap keresahan warga,” ujar Rozaldi.
Minuman Beralkohol dan Kegiatan Tanpa Izin
Dalam pengawasan tersebut, petugas menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik usaha. Mereka terbukti menyediakan serta menjual minuman beralkohol tanpa izin dari pejabat berwenang.
Selain itu, kegiatan karaoke berlangsung hingga larut malam dan menimbulkan kebisingan yang mengganggu ketertiban umum.
Satpol PP menyita sejumlah barang bukti berupa botol minuman beralkohol dan perangkat sound system. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang perempuan tanpa identitas yang ditemukan di dalam lokasi karaoke.
Langgar Perda
Kegiatan tersebut dinilai melanggar Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.
Pemilik usaha diberikan teguran keras dan akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Rozaldi menegaskan pentingnya kesadaran semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Lingkungan yang tertib dan aman adalah hak setiap warga. Satpol PP hadir untuk menegakkan perda dan memberi pelayanan terbaik demi kenyamanan masyarakat Kota Padang,” ungkapnya.
Rozaldi juga mengimbau warga agar terus aktif melaporkan setiap bentuk pelanggaran atau aktivitas yang mengganggu ketertiban umum di lingkungan sekitar.
“Kami tidak akan lelah mengingatkan. Jangan ragu untuk melapor jika ada gangguan trantibum. Mari bersama kita wujudkan Padang sebagai kota yang aman dan tertib,” tutupnya. (*/red)






