Gerakan 6 Suku Peduli Lubuk Kilangan Gelar Aksi Demo, Ketua KAN Tegaskan Ada Niniak Mamak di Luar Struktur Kepengurusan

Penulis -

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan 6 Suku Peduli Lubuak Kilangan menggelar aksi demo di Kantor KAN Lubuk Kilangan. (Foto: Ist)

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan 6 Suku Peduli Lubuak Kilangan menggelar aksi demo di Kantor KAN Lubuk Kilangan. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan menjadi lokasi aksi penyampaian aspirasi oleh massa yang tergabung dalam Gerakan 6 Suku Peduli Lubuak Kilangan.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait keberadaan dan kepengurusan KAN Lubuk Kilangan, termasuk meminta penutupan kantor KAN.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua KAN Lubuk Kilangan Armansyah Datuak Gadang menyampaikan pihaknya menghargai penyampaian aspirasi yang dilakukan masyarakat.

Namun, ia menegaskan adanya perbedaan antara pihak yang melakukan aksi dengan struktur resmi kepengurusan KAN Lubuk Kilangan.

Menurut Armansyah Datuak Gadang, terdapat beberapa niniak mamak yang tergabung dalam tim Gerakan 6 Suku Peduli Lubuk Kilangan yang tidak berada dalam kepengurusan struktural KAN Lubuk Kilangan periode saat ini.

“Memang ada beberapa niniak mamak mengaku sebagai Ninik Mamak Adat yang berada di tim Gerakan 6 Suku Peduli Lubuak Kilangan. Namun mereka tidak masuk dalam kepengurusan struktural KAN Lubuk Kilangan, dan proses pengangkatan mereka sebagai Ninik Mamak Adat pun tidak menjalani prosedur secara adat salingka Nagari Lubuk Kilangan. Belum ada sepakat kaum dan tidak ada dilewakan oleh Ninik Mamak Jinih 6 Suku di Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan,” ujar Armansyah.

Ia menjelaskan, KAN Lubuk Kilangan memiliki struktur organisasi dan mekanisme adat yang berjalan sesuai aturan. Karena itu, setiap persoalan yang berkaitan dengan lembaga adat diharapkan dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah dan duduk bersama.

Dan kekosongan dalam Jinih Adat pada struktur organisasi Kerapatan Adat Nagari Lubuk Kilangan karena belum ada kesepakatan dalam kaum yang punya “Tunggua Panabangan”.

Armansyah juga menanggapi persoalan yang muncul terkait terpilihnya dirinya sebagai Ketua KAN Lubuk Kilangan serta posisi sebagai Dewan Penasehat Direksi PT Semen Padang yang menjadi salah satu sorotan dalam dinamika tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Ajak Pelajar Pasaman Raih Cita-cita Bangsa

Menurutnya, jabatan sebagai Penasehat Direksi PT Semen Padang tersebut merupakan jabatan ex officio Ketua KAN Lubuk Kilangan, bukan jabatan atas nama pribadi.

“Jabatan tersebut adalah ex officio karena posisi sebagai Ketua KAN Lubuk Kilangan, bukan atas nama pribadi. Artinya melekat dengan jabatan Ketua KAN Lubuk Kilangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, posisi dan amanah yang diemban merupakan hal yang berbeda, serta berharap tidak menimbulkan persepsi yang dapat memecah hubungan antara lembaga adat, masyarakat, dan pihak lainnya.

“Kita berharap semua persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang baik, mengedepankan adat, musyawarah, dan menjaga persatuan masyarakat Lubuak Kilangan,” tambahnya.

Sebelumnya, dinamika terkait KAN Lubuk Kilangan telah beberapa kali menjadi perhatian publik, termasuk persoalan internal kepengurusan dan aspirasi sejumlah kelompok masyarakat.

Aksi demo yang sempat ricuh ini berhasil diamankan secara persuasif oleh Polsek Lubuk Kilangan serta Polsek Pauh dan berakhir dengan beberapa kesepakatan.

Melalui media ini Armansyah Datuk Gadang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Luki dan Kapolsek Pauh serta anggota Polresta Padang atas tindakan pengamanan di Kantor KAN Lubuk Kilangan. (*/red)

Berita Terkait

Mobil Hiace Slip dan Hantam Truk di Jalan Solok-Padang, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Polres Pariaman Bongkar Penimbunan 360 Liter Bio Solar Bersubsidi, Pria Lansia Ditangkap  
Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman
Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas
Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur
Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru