Padang, Javanusa—Ribuan warga memadati tepian Sungai Batang Arau di kawasan Seberang Palinggam, Kota Padang, pada Kamis (7/8/2025), untuk menyaksikan kemeriahan pesta rakyat Selaju Sampan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356.
Selain menyuguhkan pacuan perahu tradisional yang menegangkan, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik Minang Saiyo Sakato dan penyanyi legendaris asal Padang, Ody Malik.
Perlombaan perahu tradisional Selaju Sampan memukau para penonton yang memadati bantaran sungai. Sorak-sorai warga mengiringi setiap perahu yang melaju cepat membelah arus Sungai Batang Arau.
Lagu-Lagu Minang Bikin Nostalgia
Di panggung hiburan rakyat, lagu-lagu Minang seperti Dayuang Palinggam mengundang gelombang nostalgia dan kegembiraan dari penonton.
“Lagu-lagunya bikin merinding. Saya jadi ingat masa kecil ikut ayah nonton Selaju Sampan,” kata Sari (48), warga Seberang Padang yang hadir bersama keluarganya.
Ody Malik: Magnet Panggung Hiburan Rakyat
Penampilan Ody Malik menjadi daya tarik utama. Dengan suara khas dan pembawaan bersahaja, ia sukses mengajak ribuan penonton berjoget bersama.
Sejumlah tembang Minang klasik dibawakan penuh semangat, membaur harmonis dengan gemuruh sorakan dari arena pacu perahu.
Banyak warga berharap agar Selaju Sampan menjadi agenda tahunan tetap.
“Acara seperti ini bukan hanya hiburan, tapi juga bagian dari pelestarian budaya. Semoga pemerintah kota terus mendukung,” ujar Ermanto (52), pengunjung yang datang sejak pagi bersama komunitasnya.
Tradisi, Musik, dan Kuliner Jadi Satu
Selain hiburan, kawasan sekitar acara dipadati stan kuliner tradisional Minang yang menyajikan beragam makanan khas seperti sate lokan, lamang tapai, dan es tebak.
Antusiasme warga menikmati sajian lokal ini menjadi gambaran kuat potensi kuliner Padang menuju Gastronomi City UNESCO.
Perpaduan antara budaya, musik, dan kuliner di ajang Selaju Sampan menunjukkan bahwa kekayaan tradisi Kota Padang patut mendapat apresiasi di tingkat dunia. (*/red)






