Guru akuntansi yang ditunjuk sebagai pengelola koperasi masih belum memiliki latar belakang keilmuan yang memadai dalam mengelola koperasi. Masih banyak permasalahan yang dihadapi seperti penyusunan laporan keuangan koperasi yang tidak tepat waktu, belum memenuhi standar penyusunan sehingga tidak bisa dilakukan analisis atas laporan keuangan koperasi.
Keterbatasan kemampuan guru akuntansi sebagai pengelola koperasi disebabkan karena akuntansi koperasi berbeda dengan akuntansi swasta yang diajarkan dan dipahami guru akuntansi selama ini.
Akuntansi koperasi belum diajarkan sebagai mata pelajaran di SMK Bisnis dan Manajemen sehingga guru jarang meng-update kemampuan terkait bidang ini.
Di sisi lain, diterapkannya Kurikulum Merdeka di SMK memberikan kebebasan bagi sekolah dalam menyusun kurikulum yang dibutuhkan oleh sekolah.
Mengingat pentingnya keberadaan koperasi di setiap sekolah maka MGMP Akuntansi dan Keuangan menyadari kebutuhan untuk melaksanakan pelatihan penyusunan laporan keuangan koperasi bagi guru akuntansi dan keuangan yang merupakan pengelola koperasi sekolah dan juga guru yang akan mengajar akuntansi koperasi sebagai mata pelajaran pilihan dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






