”Melalui pelatihan ini diharapkan guru akuntansi dan keuangan yang menjabat sebagai pengelola koperasi sekolah memiliki kemampuan yang memadai dalam menyusun laporan keuangan koperasi sesuai SAK ETAP. Dan untuk ke depannya akuntansi koperasi bisa dijadikan mata pelajaran pilihan dalam Kurikulum Merdeka,” harapnya.
Kegiatan PKM ini telah dilakukan selama dua 24-25 Agustus 2023 lalu. Kepala Dinas Pendidikan Sumbar diwakili Nofiandri M.Pd menyampaikan jurusan akuntansi dan manajemen saat ini merupakan jurusan yang sudah jenuh. Namun masih banyak diminati sehingga perlunya peningkatan keahlian dan keterampilan untuk siswa SMK Bisnis dan Manajemen, sehingga mampu bersaing dalam pasar global.
Salah satu peningkatan yang perlu dilakukan adalah peningkatan di bidang akuntansi koperasi, mengingat prospek kerja pada koperasi dan kebutuhan terhadap laporan keuangan koperasi yang sangat besar. Ia juga menegaskan mengenai tuntutan lulusan SMK harus bisa BMW (Bekerja, Melanjutkan Pendidikan, dan Wirausaha).
Kegiatan PKM ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Koordinator Program Studi Diploma III Akuntansi Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNP Halkadri Fitra, SE, MM, Ak dan Anggota Komite Audit UNP Nurzi Sebrina, SE, M.Sc, Ak.
Kedua narasumber ini memberikan materi tentang penyusunan laporan keuangan koperasi baik secara manual dan komputerisasi untuk koperasi yang bergerak di bidang jasa dan dagang, serta penyusunan kurikulum mata pelajaran akuntansi koperasi.
Kegiatan ini banyak pertanyaan dan pendapat yang disampaikan oleh peserta berkaitan untuk pengembangan modul akuntansi koperasi. Semuanya dibahas bersama oleh peserta bersama narasumber sehingga mampu menghasilkan modul pembelajaran akuntansi koperasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. (rel/jn01)






