Gustami Hidayat Dorong Perempuan Sumbar Aktif Berpolitik dan Jadi Pemimpin

Penulis -

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumbar Gustami Hidayat saat Bimtek Kapasitas SDM dan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Sumbar Gustami Hidayat saat Bimtek Kapasitas SDM dan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Gustami Hidayat, mendorong perempuan agar lebih aktif dalam politik dan berani mengambil peran dalam pengambilan keputusan publik.

Upaya tersebut ia dorong melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan partisipasi perempuan dalam demokrasi.

Gustami menginisiasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM dan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik Angkatan II di Rocky Plaza Hotel Padang, 15–16 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumbar tersebut.

Menurut Gustami, perempuan memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah. Namun, mereka membutuhkan pengetahuan politik dan kepercayaan diri agar dapat menyampaikan aspirasi serta terlibat dalam menentukan kebijakan publik.

“Perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan. Karena itu, kita ingin mendorong agar semakin banyak perempuan yang memahami politik, berani menyampaikan aspirasi, dan ikut mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan,” ujarnya.

Bimtek Perkuat Pemahaman Politik Perempuan

Gustami, yang berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan bahwa partisipasi politik perempuan tidak cukup hanya dengan menggunakan hak pilih saat pemilihan umum.

Menurutnya, perempuan perlu memahami sistem politik dan proses demokrasi agar mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat. Pengetahuan tersebut juga menjadi bekal untuk berpartisipasi dalam organisasi kemasyarakatan maupun lembaga politik.

Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan memahami kepemimpinan, hak dan tanggung jawab politik, serta peran strategis perempuan dalam pembangunan. Mereka juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan masing-masing.

Gustami menekankan pentingnya keberlanjutan setelah pelatihan berakhir. Ia ingin peserta meneruskan pengetahuan yang mereka peroleh untuk meningkatkan kesadaran politik di tengah masyarakat.

“Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja. Ilmu yang didapat hendaknya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran politik di tengah masyarakat, sehingga perempuan semakin percaya diri dan mampu memberikan kontribusi nyata,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Sumbar Tuntaskan Tiga Agenda Paripurna, KUA-PPAS 2027 Disepakati
Dorong Pemilih Perempuan Lebih Cerdas dan Kritis

Selain memperluas wawasan politik, kegiatan ini juga bertujuan mendorong perempuan menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Gustami berharap pemahaman politik yang baik membantu masyarakat menentukan pilihan secara bijak. Pengetahuan tersebut juga penting untuk menyaring informasi dan menghindari pengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Di sisi lain, keterlibatan perempuan dalam organisasi masyarakat, partai politik, dan lembaga perwakilan rakyat dapat memperluas keterwakilan aspirasi publik. Kehadiran perempuan dalam berbagai ruang pengambilan keputusan turut membuka peluang bagi kepentingan masyarakat yang lebih beragam.

Menurut Gustami, demokrasi yang berkualitas membutuhkan partisipasi seluruh unsur masyarakat, termasuk perempuan. Kesempatan yang semakin luas bagi perempuan untuk terlibat dalam politik dapat memperkuat proses penyusunan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Gustami Harapkan Lahir Pemimpin Perempuan Masa Depan

Melalui program pokir DPRD Sumbar, Gustami berharap peningkatan kapasitas perempuan dapat memperkuat demokrasi dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif.

Ia juga mendorong peserta untuk tidak berhenti sebagai penerima materi pelatihan. Mereka diharapkan aktif menyampaikan aspirasi, menggerakkan masyarakat, serta mempersiapkan diri untuk mengambil tanggung jawab kepemimpinan.

“Harapan kita, perempuan di Sumatera Barat semakin berani mengambil peran, baik dalam menyampaikan aspirasi, menggerakkan masyarakat, maupun mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa depan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Warga Ampuan Lumpo Keluhkan Kondisi Sungai Batang Lumpo, Doni Harsiva Yandra Siap Perjuangkan Penanganan
Yesi Endriani Dorong UMKM Bukittinggi dan Agam Perluas Pasar hingga Tingkat Nasional
DPRD Sumbar Perjuangkan Pengangkatan Guru Honorer R4 dan R5 Jadi PPPK
Muhidi Ajak Warga Sumbar Jaga Lingkungan, Warga Minta Sanksi Tegas bagi Pelanggar
DPRD Sumbar Dorong Penataan Aset Daerah, Sejumlah Persoalan Kepemilikan Jadi Sorotan
Muhidi Ajak Siswa Hormati Guru dan Perkuat Literasi untuk Raih Masa Depan
Muhidi Kunjungi SMKN 2 Batusangkar, Panen Melon Hasil Budidaya Siswa
Jalan RW 04 Limau Manis Selatan Kini Mulus, Warga Apresiasi Perhatian Muhidi

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:37 WIB

Milad ke-39, RSU Aisyiyah Padang Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Gratis

Rabu, 4 November 2026 - 22:07 WIB

7 Cara Menghilangkan Jerawat Batu yang Efektif, dari Perawatan Alami hingga Medis

Rabu, 4 November 2026 - 21:18 WIB

8 Cara Mengecilkan Perut Buncit secara Sehat, Efektif, dan Aman

Selasa, 3 November 2026 - 17:43 WIB

Dinkes Padang Telusuri Kontak TB di 104 Kelurahan, Sasar 24.200 Orang

Senin, 2 November 2026 - 19:41 WIB

6 Penyebab Perut Terasa Panas, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Minggu, 1 November 2026 - 15:20 WIB

Maigus Nasir Dorong Sinergi IDI dan Pemko Padang, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:01 WIB

IDI Padang Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan 2026, Perkuat Kompetensi Dokter dan Keselamatan Pasien

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya

Berita Terbaru