HAB ke-80 Kemenag, Menag Dorong ASN Warnai AI dengan Konten Keagamaan Mencerahkan

Penulis -

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan keterangan pers usai memimpin upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, di Jakarta, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Kemenag/Akmalul Iman)

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan keterangan pers usai memimpin upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, di Jakarta, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Kemenag/Akmalul Iman)

Jakarta, Javanusa—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran ASN Kementerian Agama (Kemenag) dalam menghadapi tantangan Artificial Intelligence (AI).

Ia meminta ASN tidak sekadar menjadi penonton, tetapi aktif memberi arah dan nilai pada perkembangan teknologi.

Pernyataan itu disampaikan Menag usai memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di halaman kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (3/1/2026). Upacara diikuti pejabat eselon I dan II, ASN kantor pusat, serta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag.

Menag menekankan perubahan global saat ini berlangsung cepat, kompleks, dan sulit diprediksi. Dalam situasi tersebut, umat beragama dihadapkan pada tantangan baru, terutama dalam pemanfaatan AI yang kian masif.

“Jika dahulu ulama dan cendekiawan mewarnai dunia melalui literasi dan keilmuan di pusat peradaban seperti Baitul Hikmah, hari ini ASN Kemenag harus mewarnai substansi AI,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia menegaskan, konten keagamaan yang dihadirkan ASN harus bersifat otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan. Menurutnya, kehadiran nilai-nilai tersebut penting agar AI tidak kehilangan dimensi kemanusiaan.

Menjaga Nilai Ketuhanan di Tengah Algoritma

Menag mengingatkan algoritma masa depan tidak boleh kosong dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Karena itu, Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal pemanfaatan AI secara etis.

“Kita harus memastikan AI menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan,” tegasnya.

Ia menilai, posisi Kemenag strategis karena beririsan langsung dengan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat Indonesia yang majemuk.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Menag meminta setiap ASN Kemenag bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif, dan terbuka terhadap inovasi. Selain itu, ASN juga dituntut responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Pemko Padang Buka 492 Formasi CPNS, Siap-siap Daftar!

Menurut Nasaruddin, nilai-nilai tersebut sejatinya bukan hal baru. Ia menyebutnya sebagai warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu diaktualisasikan kembali sesuai konteks zaman digital.

Meneladani Spirit Baitul Hikmah

Menag mengingatkan sejarah mencatat peran besar agama dalam mendorong kemajuan peradaban dunia. Salah satu contohnya adalah Baitul Hikmah pada abad pertengahan yang menjadi pusat riset, penerjemahan, dan pengembangan ilmu pengetahuan global.

“Di sanalah nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk menjawab persoalan kehidupan. Semangat itulah yang perlu kita hidupkan kembali hari ini,” ujarnya.

Peringatan HAB ke-80 Kemenag tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.

Menag mengajak seluruh jajaran Kemenag menyatukan tekad untuk menghadirkan program berdampak nyata bagi masyarakat.

Dengan fondasi nilai keagamaan yang kuat dan penguasaan teknologi yang beretika, Menag optimistis Indonesia mampu melangkah menuju masa depan yang damai dan bermartabat.

“Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag. Teruslah mengabdi dan menjadi cahaya pencerah bagi bangsa,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:06 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumbar Hari Ini, Berikut Daftar Wilayah Terdampak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:12 WIB

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 2,5 Meter di Perairan Sumbar hingga 1 November 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIB

BPBD Padang Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem dan Asap Sepekan Ke Depan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 28 Oktober 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 27 Oktober 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 26 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat di 3 Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sumbar Hari Ini, 6 Wilayah Berstatus Siaga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:54 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar 24 Oktober 2026, Ini Wilayah Siaga

Berita Terbaru

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB