Hamparan Sawah Solok Jadi Saksi Kemeriahan Pembukaan RSBG 2025

Penulis -

Kamis, 11 September 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2025 di Hamaparan Sawah Solok berlangsung meriah pada Kamis (11/9/2025). (Foto: Prokopim Solok)

Pembukaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2025 di Hamaparan Sawah Solok berlangsung meriah pada Kamis (11/9/2025). (Foto: Prokopim Solok)

Solok, Javanusa—Kota Solok kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2025, festival budaya dan pariwisata akbar yang berlangsung pada 11–13 September 2025.

Acara ini dipusatkan di dua lokasi ikonik, yakni Hamparan Sawah Solok dan Taman Syech Kukut, menghadirkan perpaduan tradisi, seni, kuliner, dan ekonomi kreatif.

Pembukaan RSBG berlangsung meriah dengan pawai budaya dan karnaval instalasi jerami yang menyedot perhatian ribuan masyarakat dan tamu undangan.

Pawai ini menampilkan kekayaan tradisi Minangkabau, mulai dari Alek Batonjong, Alek Arak Bako, Prosesi Turun ke Sawah, Pawai Paguyuban, hingga Pawai Instalasi Jerami, yang seluruhnya mencerminkan filosofi kehidupan masyarakat agraris Solok.

Perhelatan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata, Fajar Hutomo, mewakili Menteri Pariwisata.

Turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansarullah, Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, serta kepala daerah se-Sumbar. Hadir pula perwakilan negara sahabat seperti Korea Selatan, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Selain itu, jajaran Forkopimda Kota Solok, DPRD, pejabat pemerintah, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh adat, akademisi, hingga organisasi wanita dan budaya Sumbar turut menyemarakkan acara pembukaan.

Wali Kota: RSBG Cermin Jati Diri Solok

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa RSBG bukan sekadar festival. Melainkan cermin jati diri masyarakat Solok.

“Rang Solok Baralek Gadang adalah cermin siapa kita, masyarakat Minangkabau yang teguh memegang adat, berpegang pada agama, dan bangga pada tanah kelahiran. Tahun ini semakin istimewa karena RSBG telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenpar,” ujarnya.

Ramadhani menekankan, pariwisata melalui RSBG merupakan bagian dari upaya menjadikan Solok sebagai “Kota Beras Serambi Madinah”. Sekaligus ruang bagi UMKM, seniman, dan generasi muda untuk berkarya.

Baca Juga :  Police Women Run IV-2026 Bukan Sekadar Lari, Tapi Napak Tilas Sejarah dan Kebersamaan
Harapan Besar untuk Pariwisata

Mewakili Gubernur Sumbar, Kadis Pariwisata Lila Yanwar mengungkapkan apresiasi sekaligus optimisme.

“RSBG bukan sekadar festival budaya, tetapi juga identitas daerah agraris yang kini diakui nasional melalui KEN 2025. Dengan target lebih dari 50 ribu pengunjung, mari jadikan event ini penggerak ekonomi daerah dan kebanggaan Sumbar,” katanya.

Dukungan juga datang dari Kementerian Pariwisata. Fajar Hutomo menyebut RSBG sebagai langkah nyata memajukan pariwisata melalui promosi budaya lokal. Sekaligus memperkuat citra Kota Solok dengan prinsip CHSE (Clean, Health, Safety, Environment).

Tarian, Penghargaan, dan Makan Bajamba

Pembukaan ditandai dengan penyerahan penghargaan atas keberhasilan RSBG masuk dalam 110 KEN 2025. Disusul penampilan Tarian Saiyo Manjago Maggaro Basamo.

Sebagai penutup, para tamu kehormatan disuguhi jamuan khas Minangkabau melalui tradisi Makan Baranjuang, yang menjadi simbol kebersamaan dalam helat budaya ini.

RSBG Jadi Ikon Budaya Solok

Sejak pertama kali digelar, RSBG telah menjadi ikon tahunan Kota Solok dan kini memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Dengan masuknya ke dalam kalender KEN 2025, RSBG semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu festival budaya terbesar di Indonesia.

Melalui event ini, Solok tak hanya memperkenalkan diri sebagai lumbung beras yang harum semerbak. Tetapi juga sebagai kota dengan masyarakat ramah, budaya kaya, serta semangat gotong royong yang selalu hidup. (*/red)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru