Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mengajak kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) ikut mempercepat penemuan dan penanganan kasus Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri peringatan Hari Paru Sedunia di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (26/9/2026).
Tahun ini, peringatan Hari Paru Sedunia mengangkat tema A Lifetime of Lung Health atau “Kesehatan Paru Sepanjang Hayat”. Kegiatan tersebut juga membawa subtema “Sinergi Aksi Tuntaskan Tuberkulosis (TBC)”.
4.847 Kasus TBC Diperkirakan di Padang
Maigus Nasir mengatakan TBC masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah Kota Padang memperkirakan terdapat 4.847 kasus TBC pada 2026.
Hingga 15 September 2026, petugas telah menemukan 2.705 kasus atau 55,8 persen dari estimasi tersebut. Kasus itu tersebar di seluruh kecamatan di Kota Padang.
Menurut Maigus, Pemko Padang terus memperkuat berbagai strategi untuk mempercepat penanggulangan TBC. Langkah tersebut antara lain melalui pembentukan Kelurahan Siaga TBC dan penjaringan kasus menggunakan pendekatan Active Case Finding (ACF).
Selain itu, pemerintah pusat kini menjalankan skrining TBC secara aktif melalui kegiatan tracing yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Untuk meningkatkan penemuan kasus, pemerintah pusat saat ini melakukan skrining TBC secara aktif di masyarakat melalui kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kota Padang mendapatkan kegiatan pada 242 lokus dengan waktu pelaksanaan sampai November 2026. Saat ini sudah dilakukan tracing TBC pada 115 lokus dengan sasaran 11.500 orang,” kata Maigus.
Pengobatan TBC Capai 90,5 Persen
Pemko Padang juga mencatat capaian keberhasilan pengobatan TBC pada 2025 mencapai 90,5 persen.
Sementara itu, pasien yang putus berobat tercatat 4,3 persen. Angka pasien meninggal mencapai 3,8 persen, gagal pengobatan 0,1 persen, serta pasien yang tidak dapat dilacak atau dihubungi sebesar 1,3 persen.
Maigus menegaskan, penanggulangan TBC tidak cukup mengandalkan sektor kesehatan. Pemerintah membutuhkan dukungan lembaga pendidikan, organisasi sosial dan profesi, tempat kerja, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta mitra TBC.
“Kami mengajak seluruh pihak, khususnya kader PKK Kota Padang, untuk bersama petugas kesehatan berada di garda terdepan untuk mendampingi masyarakat, memberikan edukasi, serta menghilangkan rasa takut dan stigma terhadap TBC,” ujarnya.
Kader PKK Punya Peran Strategis
Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran mengatakan TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan kerja bersama.
Menurut Dian, jaringan kader PKK yang menjangkau tingkat kelurahan hingga keluarga membuat organisasi tersebut memiliki posisi strategis dalam mendukung upaya penanggulangan TBC.
Jaringan tersebut mencakup kader di tingkat RW, RT, kelompok dasawisma, hingga lingkungan keluarga. Kader dapat membantu masyarakat mengenali persoalan kesehatan dan mengarahkan warga untuk mendapatkan layanan yang tepat.
“Kader tidak menggantikan peran dokter atau tenaga kesehatan. Namun, kader dapat menjadi mata dan telinga di tengah masyarakat untuk mengenali gejala, mendorong pemeriksaan, membantu penelusuran kontak, dan mendampingi pasien agar tidak berhenti berobat,” kata Dian.
Hari Paru Sedunia Diisi Edukasi TBC
Peringatan Hari Paru Sedunia di Kota Padang tidak hanya berisi kegiatan seremonial. Panitia juga menggelar talkshow dan Lomba Penyuluh TBC.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas pemahaman kader mengenai TBC sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dengan keterlibatan kader, pemerintah berharap upaya menemukan kasus TBC dapat berlangsung lebih cepat. Pendampingan masyarakat juga diharapkan membantu pasien menyelesaikan pengobatan sesuai ketentuan.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua II TP-PKK Kota Padang Nova Raju Minropa, Kepala Dinas P3AP2KB Bobby Firman, para camat se-Kota Padang, serta pengurus TP-PKK Kota dan kecamatan se-Kota Padang. (*)






