Padang, Javanusa—Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Padang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Bumiminang Hotel, Sabtu (3/8/2024).
Acara ini menjadi momentum bagi para tenaga kesehatan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Terutama setelah pandemi Covid-19.
“Pandemi telah mengajarkan kita betapa krusialnya sinergi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat,” ujar Andree.
Muscab ini mengusung tema “Satu IDI Terus Maju-Sinergi Kolaborasi Untuk Negeri”. Hadir dalam kesempatan ini, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Ny. Vanny Andree Algamar, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Depitra Wiguna.
Tema yang diusung IDI sangat tepat, karena pada era yang penuh tantangan ini dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat termasuk pemerintah, dunia kesehatan, dan masyarakat.
“Saya mengajak IDI Kota Padang untuk terus berinovasi, mencari solusi atas tantangan kesehatan yang akan kita hadapi ke depan. Mari kita jadikan Muscab ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan membangun kolaborasi dalam membangun Kota Padang ini,” pungkas Andree.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Padang Muhammad Riedra mengatakan, Muscab ini bertujuan untuk memilih kepengurusan IDI Padang yang baru. Sekaligus mendengarkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus IDI yang lama.
“Hari ini kita melakukan Muscab yang merupakan agenda rutin organisasi yang tertuang dalam AD/ART. Dalam AD/ART, kepengurusan IDI hanya tiga tahun. Jadi hari ini berakhir kepengurusan 2021-2024, dan akan dilakukan pemilihan untuk kepengurusan berikutnya,” sebutnya. (*/jn01)






