Pessel, Javanusa—Ikatan Keluarga Wilayah Lengayang (IKWAL) Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) merencanakan kegiatan pertemuan halal bihalal bagi para perantau yang berdomisili di Kecamatan IV Jurai.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di Gedung Painan Convention Center (PCC), setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengurus IKWAL IV Jurai, N Riswandi, yang akrab disapa Acik, mengatakan bahwa kegiatan halal bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul setelah Lebaran.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan di kalangan perantau asal Kecamatan Lengayang.
Menurut Acik, para perantau memiliki tanggung jawab moral untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan perhatian terhadap pembangunan kampung halaman.
Ia menyebutkan semangat kebersamaan itu harus terus dirawat melalui berbagai kegiatan sosial dan silaturahmi.
“Melalui kegiatan halal bihalal ini kita ingin mengajak seluruh perantau Lengayang yang berada di IV Jurai untuk saling peduli. Tidak hanya peduli kepada sesama perantau, tetapi juga peduli terhadap kemajuan kampung halaman,” ujar Acik.
Untuk mematangkan rencana kegiatan tersebut, panitia menggelar rapat persiapan Rabu (11/3/2026) di Painan. Rapat itu dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh perantau yang tergabung dalam IKWAL IV Jurai.
Dalam rapat tersebut, panitia juga membentuk kepengurusan kegiatan halal bihalal.
Panitia menunjuk Novrizal sebagai ketua, Youdhi Permadi Makruf sebagai sekretaris, dan Mugi Rahayu sebagai bendahara.
Acik menjelaskan pembentukan panitia dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara matang.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melibatkan seluruh perantau Lengayang yang berdomisili di wilayah Kecamatan IV Jurai.
Ia menambahkan bahwa panitia akan melakukan pendataan dan komunikasi secara intensif dengan para perantau. Upaya itu dilakukan agar tidak ada masyarakat perantau asal Kecamatan Lengayang yang tertinggal atau tidak mengetahui kegiatan tersebut.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting bagi kita di rantau. Dengan berkumpul, kita dapat saling mengenal, saling membantu, dan memperkuat rasa persaudaraan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal IKWAL IV Jurai, Novrizal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan sosial antar perantau.
Novrizal menjelaskan panitia akan menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat meningkatkan kebersamaan serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi perantau tersebut.
“Kami ingin halal bihalal ini menjadi momentum untuk menyatukan kembali para perantau Lengayang yang berada di Kecamatan IV Jurai. Semangat kebersamaan itu penting agar kita tetap solid dan bisa berkontribusi untuk kampung halaman,” kata Novrizal.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan halal bihalal tersebut juga akan dirangkaikan dengan pemilihan Ketua IKWAL IV Jurai untuk periode 2026-2031.
Pemilihan itu diharapkan dapat melahirkan pemimpin organisasi yang mampu menggerakkan semangat kebersamaan para perantau serta memperkuat kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah asal.
Ia berharap seluruh perantau Lengayang di Kecamatan IV Jurai dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para perantau dinilai sangat penting untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus membangun kepedulian kolektif terhadap kemajuan kampung halaman.
Melalui kegiatan halal bihalal itu, IKWAL IV Jurai berharap hubungan kekeluargaan antar perantau semakin erat, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan daerah asal tetap terjaga meskipun berada di tanah rantau. (yoniks)






