Industri Kendaraan Listrik RI Naik Kelas, Presiden Prabowo Bidik Produksi Sedan 2028

Penulis -

Jumat, 10 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menargetkan produksi massal sedan listrik pada 2028. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan produksi massal sedan listrik pada 2028. (Foto: BPMI Setpres)

Magelang, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menargetkan produksi massal sedan listrik pada 2028, seiring peningkatan kapasitas industri kendaraan listrik nasional yang kini telah mampu memproduksi bus dan truk listrik di dalam negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Presiden menyebut, kemampuan produksi kendaraan listrik dalam negeri menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian industri otomotif berbasis energi bersih.

“Hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk dari listrik. Ini sangat-sangat penting dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memaparkan kapasitas produksi industri dalam negeri. Fasilitas milik PT VKTR Sakti Industries disebut mampu memproduksi hingga 10 ribu unit kendaraan.

Selain itu, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini telah mencapai 40 persen. Pemerintah menargetkan peningkatan bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

“Dalam waktu sebentar lagi mungkin dua tahun lagi akan menuju 60 persen, dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen,” kata Presiden.

Presiden turut menyinggung peran pemerintah daerah dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

“Kita harapkan dari pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh tanah air,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan pembentukan perusahaan untuk memproduksi sedan listrik. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mendorong daya saing industri di tingkat global. (*/BPMI Setpres)

Baca Juga :  Bank Nagari Masuk Daftar Bank Terbaik Dunia Versi Forbes, Gubernur Mahyeldi: Bukti BUMD Sumbar Mampu Bersaing Global

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru