Inflasi Turun, Pemko Padang Tetap Monitoring Harga Komoditas

Penulis -

Senin, 21 Oktober 2024 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar memimpin High Level Meeting TPID Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (21/10/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Pj Wali Kota Padang Andree Algamar memimpin High Level Meeting TPID Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (21/10/2024). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Inflasi di Kota Padang menunjukkan tren penurunan pada September 2024 secara years to years (y-o-y) dengan angka 1,28 persen.

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar menginstruksikan seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang untuk terus melakukan monitoring dan memantau harga komoditas, terutama saat terjadi kenaikan.

“Inflasi terjadi karena kenaikan harga barang. Inflasi di Kota Padang selama tiga bulan selalu mengalami penurunan secara y-o-y. Perlu kita waspadai apabila terjadi inflasi terus menerus, juga tidak baik bagi perkembangan perekonomian di Kota Padang,” ucapnya saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (21/10/2024).

Baca Juga: Sumbar Masuk 10 Besar Inflasi Tertinggi Nasional, Padang Siapkan Langkah Konkrit Tekan Inflasi

Ia berharap dengan adanya HLM yang mengundang sejumlah praktisi dan akademisi ini, mampu memperoleh strategi yang tepat dalam mengendalikan inflasi. Terlebih saat transisi pemerintahan, Andree tidak lupa menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk mengoptimalkan realisasi APBD.

Pemko Padang telah melaksanakan berbagai aksi dalam pengendalian inflasi. Salah satunya penguatan cadangan pangan pemerintah, yang telah didistribusikan sebanyak 111,98 persen hingga Oktober 2024.

Pemko Padang juga melaksanakan gerakan pangan murah (GPM) dalam mengurangi gejolak harga komoditas pangan. Lalu, melaksanakan pementasan dan pengawasan secara continue terhadap ketersediaan dan pasokan pangan di pasar dan distributor pangan yang dilakukan sekali seminggu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Alfianto menuturkan penurunan inflasi di Kota Padang terjadi saat Juli 2024, secara y-o-y dengan angka 2,11 persen. Pada Agustus 2024 tercatat 1,94 persen, sedangkan September 1,28 persen.

“Komoditas yang dominan pemicu inflasi di Kota Padang yaitu makanan, minuman dan tembakau. Sementara kelompok pemicu deflasi yang paling besar yaitu makanan dan minuman. Mudah-mudahan kita tetap bisa mempertahankan ekonomi Kota Padang,” tuturnya. (*/jn01)

Baca Juga :  Desa Sipora Jaya Deklarasikan Status ODF

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru