Javanusa.com—Influenza A dapat menyerang saluran pernapasan dan menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan flu biasa. Infeksi ini juga mudah menular melalui droplet ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara.
Gejala Influenza A biasanya muncul cukup cepat. Demam tinggi, nyeri otot, batuk kering, sakit kepala, dan rasa lemas menjadi beberapa tanda yang perlu diperhatikan.
Mengenali gejala sejak awal membantu penderita menentukan langkah perawatan yang tepat. Penanganan yang sesuai juga penting untuk mengurangi risiko kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Gejala Influenza A yang Perlu Dikenali
Dikutip dari Halodoc, Setiap orang dapat mengalami gejala dengan tingkat keparahan berbeda. Namun, sejumlah keluhan berikut cukup umum ditemukan pada infeksi Influenza A.
1. Demam tinggi dan menggigil
Salah satu tanda yang dapat muncul ialah peningkatan suhu tubuh secara cepat hingga lebih dari 38 derajat Celsius. Kondisi tersebut sering disertai rasa menggigil.
2. Nyeri otot dan sendi
Penderita dapat mengalami myalgia atau rasa pegal dan nyeri pada berbagai bagian tubuh. Keluhan ini sering terasa pada punggung, lengan, dan kaki.
3. Sakit kepala dan kelelahan
Influenza A juga dapat membuat kepala terasa berat. Tubuh bisa mengalami kelelahan ekstrem sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih sulit dilakukan.
4. Batuk kering dan sakit tenggorokan
Infeksi pada saluran pernapasan dapat menyebabkan tenggorokan terasa gatal atau perih. Kondisi tersebut sering diikuti batuk kering yang berlangsung berulang.
5. Pilek dan hidung tersumbat
Peningkatan produksi lendir pada saluran hidung dapat memicu pilek dan bersin. Hidung juga dapat terasa tersumbat sehingga pernapasan menjadi kurang nyaman.
6. Gangguan pencernaan
Pada sebagian penderita, khususnya anak-anak, Influenza A dapat disertai keluhan pencernaan. Gejalanya antara lain mual, muntah, atau diare ringan.
Cara Meredakan Gejala Influenza A di Rumah
Selain mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi, penderita dapat melakukan perawatan mandiri untuk membantu proses pemulihan.
1. Cukupi waktu istirahat
Istirahat yang cukup membantu tubuh menggunakan energi untuk menghadapi infeksi. Karena itu, penderita sebaiknya mengurangi aktivitas berat dan memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk memulihkan diri.
2. Perbanyak minum
Asupan cairan perlu diperhatikan selama mengalami influenza. Air putih hangat, kuah kaldu, atau teh herbal dengan madu dan lemon dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan.
Minuman hangat juga dapat memberikan rasa nyaman pada tenggorokan. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama masa pemulihan.
3. Gunakan humidifier
Udara yang lebih lembap dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pernapasan. Penggunaan humidifier atau menghirup uap air hangat dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu melegakan hidung yang tersumbat.
Kapan Perlu Mendapatkan Penanganan?
Gejala Influenza A perlu diperhatikan sejak awal, terutama ketika keluhan terasa berat atau tidak kunjung membaik. Kondisi tertentu juga dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Jika gejala semakin berat, penderita sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi. Langkah tersebut penting agar penyebab keluhan dan kebutuhan terapi dapat dinilai dengan tepat. (*)






