Insiden MBG Karo: BGN Temukan Ikan Tak Masuk Freezer Selama 12 Jam Lebih

Penulis -

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Sudaryono saat mengunjungi korban insiden keamanan pangan MBG di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala BGN Sudaryono saat mengunjungi korban insiden keamanan pangan MBG di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8). (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Karo, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan dugaan kelalaian dalam pengolahan bahan baku ikan pada insiden keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kepala BGN Sudaryono atau Mas Dar mengatakan, sebagian ikan tidak disimpan dalam freezer. Bahan pangan tersebut berada pada suhu ruangan selama 12 jam hingga lebih.

Temuan itu muncul dari investigasi sementara BGN terhadap insiden yang terjadi di Kabupaten Karo. Tim menduga proses penyimpanan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam kejadian tersebut.

“Kami coba cek investigasi sementara. Jadi, itu kelalaian ada pada pengolahan. Jadi bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, ada sekitar 300 atau 200 atau 300 ekor yang tidak masuk ke freezer itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam,” kata Mas Dar saat mengunjungi korban di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu (16/8).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya kelalaian serius dalam proses pengolahan makanan. Ia menegaskan, standar keamanan pangan harus menjadi prioritas dalam penyediaan makanan MBG.

Mas Dar juga memberikan peringatan keras kepada pengelola dapur MBG. Ia menilai kelalaian tidak dapat ditoleransi karena makanan tersebut dikonsumsi masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

“Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh! Zero tolerance, enggak boleh lalai! Dan saya minta kepala dapur atau siapapun yang merasa enggak sanggup kerja, kau keluar saja daripada kemudian membahayakan nasib nyawa seseorang,” kecam Mas Dar.

BGN Perketat Keamanan Pangan MBG

Sebagai tindak lanjut, BGN akan memperketat penerapan prosedur keamanan pangan pada seluruh dapur MBG di Indonesia.

Mas Dar meminta sekitar 27.000 kepala dapur memberikan perhatian lebih terhadap setiap tahapan pengolahan makanan. Proses tersebut mencakup penanganan bahan baku hingga makanan siap diberikan kepada penerima manfaat.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Administrasi di GDPS, Penempatan Surabaya

Langkah tersebut menjadi perhatian penting BGN setelah munculnya dugaan masalah dalam pengolahan bahan pangan di Karo. Pengawasan terhadap prosedur penyimpanan juga menjadi bagian yang perlu diperkuat.

Kondisi Korban Mulai Membaik

Di tengah proses investigasi, Mas Dar turut memantau kondisi korban yang menjalani perawatan di PICU Rumah Sakit Haji Medan.

Ia menyebut kondisi salah satu pasien mulai membaik setelah menjalani perawatan selama tiga hari. Meski demikian, pasien masih membutuhkan penanganan intensif di ruang PICU.

Mas Dar berharap kondisi korban terus membaik sehingga dapat segera dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

“Kondisi (korban) di sini sudah dua hari, ini hari yang ketiga. Menurut laporan, sudah membaik. Jadi, dibandingkan pertama kali masuk dan kemarin dan hari ini, sudah lebih baik. Tapi memang masih di ICU. Saya berharap sesegera mungkin bisa betul-betul membaik satu sampai dua hari ini. Enggak usah dua hari lah, kalau bisa satu hari, gitu,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru