Padang, Javanusa—Satpol PP Kota Padang mengintensifkan patroli wilayah untuk mengantisipasi gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Patroli tersebut sekaligus diisi dengan sosialisasi penyelenggaraan wisata yang aman dan nyaman di Kota Padang, Jumat dini hari (26/12/2025).
Langkah ini seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi selama masa liburan akhir tahun.
Petugas menyasar sejumlah titik rawan gangguan trantibum dan kawasan wisata.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Padang, Rozaldi Rosman yang memimpin patroli malam tersebut mengatakan, pengamanan dilakukan sesuai kebijakan Pemerintah Kota Padang.
Menurutnya, patroli dan sosialisasi mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 500.13.2/193/Dispar-pdg/2025. Surat edaran itu mengatur penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Libur Nataru akan meningkatkan pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, kami perlu meningkatkan pelayanan melalui patroli dan sosialisasi wisata aman,” kata Rozaldi.
Penertiban Kos-kosan dan Tempat Hiburan Malam
Dalam patroli tersebut, Satpol PP Padang melakukan pemeriksaan ke sejumlah tempat karaoke dan hiburan malam. Petugas juga menertibkan rumah kos serta memeriksa identitas penghuni di beberapa kawasan.
Hasil laporan di lapangan menunjukkan adanya pasangan bukan suami istri yang tinggal satu kamar kos. Temuan itu berada di wilayah Padang Selatan dan Lubuk Begalung, dan telah menimbulkan keresahan warga sekitar.
Amankan Sembilan Orang dan Empat Remaja di Khatib Sulaiman
Dari hasil penertiban, petugas mengamankan empat perempuan dan lima laki-laki yang tidak terikat dalam ikatan pernikahan. Seluruhnya dibawa ke Mako Satpol PP untuk proses lebih lanjut.
Selain itu, patroli juga mengamankan empat remaja yang diduga menyalahgunakan zat terlarang di kawasan Khatib Sulaiman.
Kasus tersebut langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lanjutan. “Seluruh yang diamankan kami serahkan kepada penyidik. Untuk remaja pengguna zat terlarang, kami limpahkan ke kepolisian,” ujar Rozaldi.
Rozaldi mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mendukung upaya penegakan ketertiban umum.
Ia menegaskan, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci menciptakan Kota Padang yang aman selama libur Nataru.
“Kami akan terus berupaya menjaga lingkungan yang aman dan nyaman. Dukungan masyarakat sangat kami harapkan,” katanya. (*/red)






