Jangan Diabaikan, Telinga Kemasukan Air Bisa Sebabkan Infeksi hingga Gangguan Pendengaran

Penulis -

Senin, 6 Juli 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi telinga kemasukan air. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi telinga kemasukan air. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Telinga kemasukan air umumnya dapat pulih dengan sendirinya. Namun, jika air terjebak terlalu lama di dalam saluran telinga, kondisi tersebut dapat memicu infeksi yang menimbulkan nyeri, gangguan pendengaran, hingga komplikasi.

Karena itu, penting mengetahui cara mengeluarkan air dari telinga sekaligus mengenali tanda-tanda yang membutuhkan penanganan dokter.

Telinga kemasukan air sering terjadi setelah berenang, mandi, atau beraktivitas di air. Meski tampak ringan, air yang tertahan di dalam saluran telinga dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko peradangan dan infeksi.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh orang yang rutin berenang karena paparan air terjadi berulang. Dalam dunia medis, infeksi pada saluran telinga bagian luar akibat kelembapan berlebih dikenal sebagai otitis eksterna.

Peradangan tersebut menyebabkan saluran telinga memerah dan membengkak. Area yang terdampak berada di antara telinga luar dan gendang telinga.

Gejala Infeksi yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, infeksi akibat telinga kemasukan air biasanya hanya menimbulkan keluhan ringan. Namun, tanpa penanganan yang tepat, gejalanya dapat berkembang menjadi lebih serius.

Beberapa tanda awal yang sering muncul meliputi:

    • Telinga tampak kemerahan.
    • Saluran telinga terasa gatal.
    • Nyeri saat daun telinga ditarik atau ketika mengunyah.
    • Sensasi telinga tersumbat karena cairan.
    • Keluar cairan bening tanpa bau.
    • Pendengaran menurun.

Jika infeksi semakin berat, penderita dapat mengalami:

    • Nyeri hebat yang menjalar ke wajah, leher, atau sisi kepala.
    • Pembengkakan dan kemerahan pada telinga bagian luar.
    • Saluran telinga tersumbat sepenuhnya.
    • Demam.
    • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
Enam Cara Mengeluarkan Air dari Telinga

Mengeluarkan air sesegera mungkin dapat membantu menurunkan risiko infeksi. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba.

1. Keringkan bagian luar telinga

Gunakan kain atau handuk yang lembut untuk menyerap air pada bagian luar telinga. Lakukan secara perlahan sambil memiringkan kepala ke sisi telinga yang kemasukan air.

Baca Juga :  Baju Pink Cocok dengan Celana Warna Apa? Ini 9 Kombinasi Warna yang Stylish dan Mudah Dipadukan

Hindari memasukkan kain ke dalam saluran telinga karena justru dapat mendorong air semakin dalam.

2. Miringkan kepala

Miringkan kepala ke arah telinga yang terkena. Setelah itu, tarik perlahan daun telinga agar saluran telinga terbuka lebih lebar sehingga air lebih mudah keluar.

3. Berbaring menyamping

Posisikan tubuh dengan telinga yang kemasukan air menghadap ke bawah selama beberapa menit. Gaya gravitasi dapat membantu mengalirkan air keluar secara alami.

4. Menguap

Gerakan menguap dapat membantu membuka saluran eustachius dan mengurangi tekanan di dalam telinga. Kondisi tersebut terkadang mempermudah keluarnya air yang terperangkap.

5. Mengunyah

Mengunyah makanan atau permen karet dapat merangsang pergerakan saluran eustachius. Cara ini bisa membantu mengeluarkan air, terutama bila dilakukan sambil memiringkan kepala.

6. Gunakan pengering rambut

Pengering rambut juga dapat dimanfaatkan untuk membantu menguapkan sisa air di dalam telinga. Gunakan suhu paling rendah dan posisikan alat sekitar satu jengkal dari telinga. Gerakkan secara perlahan, jangan diarahkan terlalu dekat atau terlalu lama.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT apabila keluhan tidak membaik setelah mencoba berbagai cara tersebut. Pemeriksaan juga diperlukan jika muncul nyeri hebat, gatal yang semakin berat, telinga memerah, keluar darah atau cairan, maupun terjadi gangguan pendengaran.

Dokter biasanya akan membersihkan saluran telinga terlebih dahulu sebelum memberikan terapi untuk mengatasi infeksi dan mengurangi pembengkakan.

Selama masa pengobatan, pasien dianjurkan menghindari aktivitas berenang serta menjaga telinga tetap kering selama sekitar 7–10 hari agar proses penyembuhan berlangsung optimal.

Infeksi yang Dibiarkan Bisa Menimbulkan Komplikasi

Infeksi akibat telinga kemasukan air yang tidak ditangani berisiko menimbulkan berbagai komplikasi. Beberapa di antaranya meliputi gangguan pendengaran sementara, infeksi yang berulang atau berlangsung kronis, osteomielitis ketika infeksi menyebar ke tulang, selulitis pada jaringan sekitar telinga, serta miringitis apabila infeksi mencapai area di sekitar gendang telinga.

Baca Juga :  Haru! Paskibraka Padang Ini Tetap Berjuang Meski Ayah Sakit Stroke, Target Lolos Nasional

Karena itu, jangan menganggap remeh telinga kemasukan air, terutama jika keluhan berlangsung lebih dari beberapa hari atau disertai gejala infeksi. (*/red)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru