Jangan Dipencet! Ini 5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu yang Dianjurkan Dokter

Penulis -

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jerawat batu pada wajah. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi jerawat batu pada wajah. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Jerawat batu tidak bisa ditangani dengan cara yang sama seperti jerawat biasa. Kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat karena peradangannya terjadi lebih dalam, terasa nyeri, berukuran besar, dan berisiko meninggalkan bekas permanen apabila terlambat diobati.

Jerawat batu muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih dan sel kulit mati, kemudian mengalami infeksi bakteri.

Peradangan yang berkembang hingga lapisan kulit lebih dalam memicu terbentuknya benjolan besar yang sering kali berisi nanah.

Berbeda dengan jerawat ringan, jerawat batu cenderung lebih sulit diatasi. Karena itu, pemeriksaan oleh dokter kulit diperlukan agar terapi yang diberikan sesuai dengan tingkat keparahan sekaligus mencegah penyebaran dan terbentuknya jaringan parut.

Cara Menghilangkan Jerawat Batu

Penanganan jerawat batu umumnya melibatkan penggunaan obat-obatan tertentu sesuai anjuran dokter. Pilihan terapi akan disesuaikan dengan kondisi kulit dan tingkat peradangan yang dialami pasien. Berikut beberapa cara menghilangkan jerawat batu.

1. Antibiotik untuk Mengatasi Infeksi

Dokter dapat meresepkan antibiotik sebagai salah satu terapi utama jerawat batu. Obat ini bekerja melawan bakteri penyebab infeksi sehingga membantu meredakan peradangan.

Antibiotik tersedia dalam bentuk obat minum maupun obat oles. Hasil pengobatan biasanya mulai terlihat setelah penggunaan rutin selama sekitar enam minggu, dengan dosis yang telah disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

2. Obat Jerawat yang Mengandung Retinol

Retinol atau retinoid menjadi bahan aktif yang sering digunakan untuk mengatasi jerawat batu. Kandungan ini membantu mencegah penyumbatan pori akibat penumpukan minyak, sel kulit mati, dan bakteri.

Pemakaian secara rutin dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun, retinol juga dapat memicu kulit kering atau kemerahan pada awal penggunaan. Efek tersebut umumnya bersifat sementara dan akan berkurang setelah kulit mulai beradaptasi.

Baca Juga :  Nyeri Punggung dan Pinggang Pegal? Ini Cara Mudah Meredakannya di Rumah
3. Asam Salisilat Membantu Mengurangi Peradangan

Pilihan lain adalah obat jerawat yang mengandung asam salisilat. Bahan aktif ini memiliki sifat antibakteri, antiradang, sekaligus membantu mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori.

Selain membantu mengurangi produksi minyak berlebih, asam salisilat juga dapat mempercepat perbaikan jerawat batu. Meski demikian, sebagian orang, terutama yang memiliki kulit sensitif, dapat mengalami iritasi ringan, rasa gatal, atau kemerahan setelah pemakaian.

4. Benzoil Peroksida untuk Membunuh Bakteri

Benzoil peroksida juga menjadi salah satu bahan aktif yang sering direkomendasikan dalam pengobatan jerawat batu. Kandungan ini memiliki efek antiseptik yang efektif mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat.

Tidak hanya itu, benzoil peroksida membantu mengendalikan produksi sebum sekaligus mengangkat sel kulit mati sehingga pori-pori tetap bersih. Dengan demikian, risiko munculnya jerawat baru maupun penyebaran peradangan dapat ditekan.

5. Suntik Kortikosteroid untuk Kasus yang Parah

Pada jerawat batu yang sudah berat, dokter kulit dapat melakukan suntik kortikosteroid langsung ke area yang mengalami peradangan.

Terapi ini bekerja dengan cepat karena mampu menekan proses inflamasi. Jerawat batu bahkan dapat mengempis dalam waktu sekitar 24 jam, disertai berkurangnya kemerahan dan rasa nyeri secara signifikan.

Cara Mencegah Jerawat Batu Kambuh

Selain menjalani pengobatan, pencegahan tetap menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko jerawat batu kembali muncul. Bersihkan wajah secara rutin menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit, gunakan pelembap, dan aplikasikan tabir surya setiap kali beraktivitas di luar ruangan.

Di sisi lain, hindari kebiasaan memencet jerawat karena tindakan tersebut dapat memperburuk peradangan, meningkatkan risiko infeksi, dan memicu terbentuknya bekas jerawat atau kulit bopeng.

Apabila jerawat batu tidak menunjukkan perbaikan, semakin banyak, atau justru bertambah parah meski sudah menjalani perawatan, segera konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. (*/red)

Baca Juga :  10 Makanan dan Minuman Pemicu Obesitas yang Perlu Dibatasi Konsumsinya

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB