Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya

Penulis -

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jantung koroner. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi jantung koroner. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Penyakit jantung koroner dapat berkembang ketika aliran darah menuju otot jantung terganggu.

Kondisi ini terjadi akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner yang membawa oksigen ke jantung.

Dikutip dari Halodoc, salah satu penyebab utama jantung koroner adalah aterosklerosis. Proses tersebut terjadi ketika plak yang terdiri dari lemak, kolesterol, dan berbagai zat lain menumpuk pada dinding pembuluh darah.

Tidak hanya penumpukan plak, sejumlah kondisi dan kebiasaan sehari-hari juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, serta kurangnya aktivitas fisik termasuk faktor yang perlu diperhatikan. Kebiasaan merokok dan pola makan yang tidak sehat juga dapat memperbesar risiko.

Selain faktor tersebut, usia dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga turut berpengaruh. Stres yang berlangsung dalam waktu lama serta penyakit ginjal kronis juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan jantung koroner.

Kenali Gejala Jantung Koroner

Gejala penyakit jantung koroner dapat berbeda pada setiap orang. Keluhan yang muncul antara lain nyeri atau tekanan pada dada, sesak napas, tubuh mudah lelah, mual, hingga keringat dingin.

Rasa nyeri juga dapat menjalar ke bagian tubuh lain. Area yang terdampak antara lain lengan, punggung, leher, hingga rahang.

Namun, penyakit ini tidak selalu menimbulkan tanda yang mudah dikenali. Sebagian orang dapat mengalami gangguan pada pembuluh darah jantung tanpa gejala yang jelas.

Pengobatan Disesuaikan dengan Kondisi Pasien

Dokter dapat memberikan obat untuk membantu mengendalikan faktor risiko jantung koroner. Beberapa obat bekerja dengan menurunkan kadar kolesterol, sedangkan jenis lainnya membantu mencegah terbentuknya bekuan darah.

Penggunaan obat harus mengikuti hasil pemeriksaan dan anjuran dokter. Pasien juga sebaiknya tidak menghentikan obat yang sudah diresepkan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Baca Juga :  11 Manfaat Taoge untuk Kesehatan, Kaya Nutrisi dan Baik untuk Jantung hingga Kesuburan
Langkah untuk Mengurangi Risiko

Perubahan gaya hidup menjadi bagian penting dalam upaya mencegah penyakit jantung koroner. Berhenti merokok, membatasi makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan garam, serta menjaga berat badan dapat membantu menekan risiko.

Aktivitas fisik juga perlu dilakukan sesuai kondisi dan kemampuan tubuh. Selain itu, pemeriksaan berkala penting untuk memantau tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol.

Pengendalian faktor risiko sejak dini dapat membantu mencegah masalah jantung berkembang menjadi lebih serius.

Kapan Harus Segera Mendapatkan Pertolongan?

Nyeri dada yang muncul secara tiba-tiba, sesak napas berat, pingsan, atau keringat dingin membutuhkan perhatian medis segera.

Jika keluhan tersebut muncul, segera menuju instalasi gawat darurat untuk mendapatkan pemeriksaan. Dokter dapat menentukan penyebab keluhan sekaligus memilih pemeriksaan dan penanganan yang sesuai. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru