Jarang Diketahui, Ini 7 Manfaat Buah Dewandaru yang Kaya Senyawa Antioksidan

Penulis -

Rabu, 23 September 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buah dewandaru. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi buah dewandaru. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Buah dewandaru mungkin lebih sering dikenal sebagai tanaman penghias pekarangan. Namun, buah berwarna merah hingga keunguan ini menyimpan sejumlah zat gizi dan senyawa bioaktif yang menarik untuk dikaji.

Dewandaru memiliki nama ilmiah Eugenia uniflora dan dikenal pula sebagai Surinam cherry. Buah asal Amerika Selatan ini memiliki cita rasa khas, mulai dari manis, asam, hingga sedikit getir.

Selain dikonsumsi sebagai buah, dewandaru juga telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Sejumlah penelitian menyoroti kandungan antioksidan dan senyawa fenolik yang terdapat pada buah maupun bagian lain dari tanaman tersebut.

Mengenal Buah Dewandaru dan Kandungannya

Dikutip dari Halodoc, tanaman dewandaru berasal dari kawasan Amerika Selatan, terutama Brasil. Kini, tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik di berbagai wilayah beriklim tropis, termasuk Indonesia.

Buahnya memiliki bentuk bulat dengan lekukan yang menyerupai labu kecil. Saat tumbuh, warna buah berubah dari hijau menjadi kuning, kemudian oranye dan merah tua ketika matang.

Dewandaru mengandung sejumlah vitamin dan mineral. Buah ini antara lain menyediakan vitamin C, provitamin A dalam bentuk beta-karoten, vitamin B kompleks, kalsium, fosfor, serta zat besi.

Kandungan lain yang menarik perhatian adalah senyawa antioksidan. Beberapa di antaranya berupa likopen, quercetin, antosianin, dan senyawa fenolik.

1. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin C menjadi salah satu kandungan yang membuat buah dewandaru menarik sebagai bagian dari pola makan sehat.

Vitamin tersebut berperan dalam berbagai fungsi sistem imun, termasuk mendukung kerja sel-sel yang terlibat dalam pertahanan tubuh.

Meski demikian, konsumsi dewandaru tidak dapat menjamin seseorang terhindar dari flu atau infeksi. Pola makan seimbang tetap menjadi faktor penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

2. Menyediakan Antioksidan bagi Tubuh

Warna merah hingga gelap pada buah matang berkaitan dengan keberadaan sejumlah senyawa pigmen dan antioksidan.

Baca Juga :  7 Cara Merawat Rambut Tipis agar Tampak Lebih Tebal dan Tetap Sehat

Senyawa seperti likopen, antosianin, quercetin, dan kelompok fenolik dapat membantu menangkal radikal bebas melalui aktivitas antioksidan.

Antioksidan berperan dalam melindungi sel dari tekanan oksidatif. Namun, manfaat tersebut tidak berarti buah dewandaru dapat mencegah atau mengobati penyakit kronis secara langsung.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Buah dewandaru mengandung serat yang dapat menjadi bagian dari asupan untuk mendukung fungsi saluran pencernaan.

Dalam penggunaan tradisional, bagian tanaman dewandaru juga pernah dimanfaatkan untuk membantu mengatasi keluhan pencernaan, termasuk diare.

Sifat astringen pada tanaman ini turut menjadi salah satu alasan penggunaannya dalam pengobatan tradisional. Namun, bukti klinis pada manusia masih perlu diperkuat sebelum manfaat tersebut dianggap sebagai terapi medis.

4. Membantu Menjaga Tekanan Darah

Sejumlah penelitian terhadap ekstrak dewandaru menunjukkan adanya aktivitas yang berkaitan dengan fungsi pembuluh darah dan efek diuretik.

Temuan tersebut membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai potensi tanaman dewandaru dalam mendukung kesehatan kardiovaskular.

Namun, bukti tersebut belum berarti konsumsi buah dewandaru dapat menggantikan obat tekanan darah. Orang yang memiliki hipertensi tetap perlu mengikuti terapi dan anjuran dokter.

5. Mendukung Kesehatan Kulit

Vitamin C memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen, yaitu protein struktural yang membantu mempertahankan kekuatan dan elastisitas kulit.

Sementara itu, provitamin A juga berperan dalam berbagai proses biologis yang berkaitan dengan kesehatan jaringan.

Karena itu, konsumsi buah yang mengandung vitamin dan antioksidan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan kulit. Efeknya tentu tidak berdiri sendiri karena kondisi kulit juga dipengaruhi pola hidup, paparan sinar matahari, dan kecukupan nutrisi secara keseluruhan.

6. Menambah Asupan Vitamin dan Mineral

Selain vitamin C, dewandaru menyediakan sejumlah mikronutrien lain yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga :  Beda Manicure dan Pedicure serta Tips Aman Melakukannya

Kandungan beta-karoten, vitamin B, kalsium, fosfor, dan zat besi membuat buah ini dapat menjadi salah satu variasi sumber nutrisi dalam menu sehari-hari.

Jumlah zat gizi yang diperoleh tetap bergantung pada ukuran buah, tingkat kematangan, serta jumlah yang dikonsumsi.

7. Menjadi Sumber Senyawa Bioaktif Alami

Dewandaru menarik perhatian bukan hanya karena kandungan vitaminnya. Buah ini juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang banyak diteliti dalam bidang pangan dan kesehatan.

Senyawa fenolik, flavonoid, antosianin, serta komponen antioksidan lainnya menjadi objek berbagai penelitian untuk mengetahui aktivitas biologisnya.

Temuan tersebut menunjukkan potensi dewandaru sebagai bahan pangan fungsional. Meski begitu, hasil penelitian laboratorium atau ekstrak tanaman tidak selalu menghasilkan efek yang sama ketika seseorang mengonsumsi buah secara langsung.

Cara Aman Mengonsumsi Buah Dewandaru

Tingkat kematangan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengonsumsi dewandaru. Buah yang masih muda cenderung lebih asam dan getir.

Pilih buah dengan warna merah tua hingga keunguan dan tekstur yang cukup lunak. Cuci buah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Dewandaru dapat dimakan langsung atau diolah menjadi selai, jeli, sirup, maupun campuran salad buah. Pengolahan dapat menjadi pilihan bagi orang yang kurang menyukai rasa asam dan getirnya.

Bagian biji memiliki tekstur keras dan rasa pahit. Karena itu, biji sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Dewandaru Bukan Pengganti Pengobatan

Berbagai kandungan dalam buah dewandaru menunjukkan potensi sebagai bagian dari pola makan sehat. Namun, manfaat kesehatan tanaman ini perlu dipahami berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia.

Konsumsi buah tidak menggantikan obat, pemeriksaan, maupun terapi yang diberikan tenaga kesehatan. Terlebih bagi orang yang memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat secara rutin.

Baca Juga :  Sakit Gigi Bisa Sembuh dengan Asap! Emang Bisa? Simak Penjelasannya!

Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi dalam jumlah wajar, dewandaru dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk menambah variasi asupan nutrisi sehari-hari. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB