Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Tinjau Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

Penulis -

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heryawan. (Foto: Kemenhaj)

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heryawan. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI meninjau kesiapan tenda yang akan ditempati jemaah haji Indonesia di Arafah menjelang puncak ibadah haji 2026.

Peninjauan berlangsung di kawasan tenda milik Syarikah Al Bait Guest (Dhuyuf Al-Bait). Area tersebut direncanakan menampung sekitar 103 ribu jemaah haji Indonesia.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heryawan, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah fasilitas di lokasi. Pemeriksaan meliputi tenda, kamar mandi, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami sudah mengecek beberapa tenda, kamar mandi, dan beberapa tempat lainnya,” kata Ian Heryawan kepada tim Media Center Haji (MCH), Sabtu (9/5/2026).

Fasilitas Masih Dalam Tahap Penyelesaian

Ian menjelaskan, sejumlah fasilitas masih berada dalam tahap penyelesaian. Meski demikian, penyedia layanan memastikan seluruh kesiapan akan rampung dalam lima hari ke depan.

Dalam satu tenda berukuran sekitar 300 meter persegi, tersedia sekitar 238 tempat tidur. Menurut Ian, kapasitas tersebut cukup untuk menampung jemaah haji.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaah haji Indonesia dapat memasuki tenda di Arafah dan melaksanakan ibadah wukuf dengan tenang dan khidmat,” ujarnya.

Selain itu, setiap tenda nantinya dilengkapi informasi kapasitas, daftar kloter, serta nama jemaah untuk memudahkan proses penempatan.

Penempatan Jemaah Disesuaikan Kapasitas Tenda

Ian menyebut penempatan jemaah tidak selalu berdasarkan satu kloter penuh dalam satu tenda. Petugas akan mengatur pembagian sesuai kapasitas yang tersedia.

Meski demikian, penempatan tetap memperhatikan kedekatan antarjemaah dalam satu kloter, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Bisa campuran, karena jumlah dalam satu kloter ada yang 360 hingga 390 jemaah, sedangkan kapasitas tenda bervariasi. Namun yang pasti pemisahan kloter itu tidak berjauhan, apalagi untuk jemaah lansia agar tidak terlalu jauh,” jelasnya.

Baca Juga :  Jemaah Haji Payakumbuh Tiba di Tanah Air, Pemko Tegaskan Komitmen Dampingi dari Berangkat hingga Pulang

Kemenhaj juga memastikan fasilitas bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas telah disesuaikan dengan standar kenyamanan, termasuk fasilitas kamar mandi dan toilet.

Kemenhaj Pastikan Hak Jemaah Terpenuhi

Terkait ketersediaan air, Ian mengatakan aliran air sudah berfungsi di beberapa titik. Namun, distribusinya belum merata di seluruh area tenda.

Karena itu, Kemenhaj akan kembali melakukan pengecekan lanjutan dalam lima hari mendatang bersama Kantor Urusan Haji (KUH), daker, dan seluruh petugas.

“Jangan sampai kita diarahkan ke tempat yang bagus-bagus, nanti aslinya nggak. Kita akan pastikan bersama tim dari Kantor Urusan Haji (KUH), daker, seluruh petugas,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kekurangan kapasitas, pemerintah akan mencocokkan data kapasitas tenda dengan jumlah jemaah secara detail.

“Di setiap tenda nanti akan ada daftar kapasitas jemaah, dan itu akan disandingkan dengan jumlah jemaah yang masuk. Lima hari ke depan ini harus kita pastikan, jangan sampai pada hari H ada yang tidak kebagian dan ini harus dipastikannya hak jemaah,” pungkas Ian. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru