Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.
Saat rombongan Kloter 13 Debarkasi Padang tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (18/6/2026), jajaran pemerintah daerah hadir langsung menyambut kepulangan para jemaah dari Tanah Suci.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Ketua DPRD Kota Payakumbuh tampak berada di lokasi sejak pagi untuk menyambut warga yang baru menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Pesawat yang membawa jemaah mendarat di BIM sekitar pukul 09.46 WIB.
Pemko Payakumbuh Jemput Langsung Jemaah Haji
Bagi Pemerintah Kota Payakumbuh, penyambutan jemaah haji bukan sekadar agenda seremonial.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk perhatian dan pendampingan yang diberikan sejak keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
“Yang penting bagi kami adalah memuliakan tamu Allah SWT. Berangkat kita antar, pulang kita jemput,” kata Elzadaswarman saat menyambut kedatangan jemaah di BIM.
Penyambutan Kloter 13 juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.
Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah asal Kota Payakumbuh yang telah menuntaskan ibadah haji.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Alhamdulillah, sebagian besar jemaah dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan rukun Islam kelima,” ujarnya.
Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci
Meski mayoritas jemaah kembali dengan selamat, Elzadaswarman mengungkapkan duka atas wafatnya seorang jemaah asal Payakumbuh selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
“Kita tentu turut berduka atas wafatnya salah seorang jemaah. Namun kami bersyukur, jemaah lainnya dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran perjalanan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diterima jemaah sejak sebelum keberangkatan.
Layanan Antar-Jemput Koper Hingga ke Rumah
Sebagai bagian dari peningkatan pelayanan, Pemerintah Kota Payakumbuh menghadirkan sejumlah inovasi untuk memudahkan jemaah. Salah satunya melalui layanan pengantaran dan penjemputan koper langsung ke rumah masing-masing.
Program tersebut bertujuan mengurangi beban jemaah dalam mengurus distribusi bagasi sebelum berangkat maupun setelah kembali dari Tanah Suci.
“Kita berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Salah satu inovasi yang telah kita lakukan adalah mengantar dan menjemput koper jemaah langsung ke rumah. Ini bentuk pelayanan dan penghormatan kepada tamu-tamu Allah,” ujar Elzadaswarman.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus hadir dalam setiap tahapan penyelenggaraan haji sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
“Saat keberangkatan saya bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah Kota Payakumbuh ikut melepas jemaah. Hari ini kami kembali hadir bersama Ketua DPRD untuk menyambut kepulangan mereka. Ini bagian dari komitmen kami untuk selalu mendampingi jemaah haji Kota Payakumbuh,” tuturnya.
Harapan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
Selain menyampaikan ucapan selamat datang, Elzadaswarman berharap para jemaah dapat membawa pulang nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dan mendukung pembangunan daerah.
“Semoga bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama di Tanah Suci dapat dibawa pulang dan menjadi teladan bagi masyarakat serta memberi kontribusi positif bagi pembangunan Kota Payakumbuh,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan pantun selamat datang yang disambut senyum para jemaah.
“Bunga melati wangi baunya, tercium harum ke mana-mana. Selamat datang para haji tamu Allah kembali di ranah tercinta, semoga menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah.”
Kehadiran pemerintah daerah dalam penyambutan jemaah haji ini menjadi simbol bahwa perjalanan ibadah haji mendapat dukungan penuh dari pemerintah, mulai dari proses keberangkatan hingga para jemaah kembali ke rumah masing-masing. (*/red)






